Agam – Pemerintah Kabupaten Agam mempercepat penanganan dampak bencana dengan fokus utama pada penyelesaian hunian sementara (Huntara) dan penyaluran dana tunggu hunian (DTH) bagi warga terdampak. Targetnya, seluruh Huntara rampung sebelum bulan Ramadan tiba.
Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) antara Pemkab Agam dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin (26/1/2026). Sekretaris Utama BNPB, Rustian, menekankan urgensi penyelesaian Huntara dan penyaluran DTH sebelum bulan puasa.
"Penyelesaian Huntara ditargetkan paling lambat 15 Februari 2026, sementara penyaluran DTH diharapkan selesai pada minggu pertama Februari 2026," tegas Rustian. Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh kepala daerah di Sumatera Barat dalam penanganan bencana.
Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, MHD Lutfi, melaporkan bahwa pembangunan Huntara di Kabupaten Agam telah ditetapkan sebanyak 358 unit yang tersebar di empat kecamatan, yaitu Palembayan, IV Koto, Malalak, dan Tanjung Raya. Lutfi menargetkan seluruh Huntara selesai sebelum Ramadan.
Mengenai penyaluran DTH, Lutfi menjelaskan bahwa 374 kepala keluarga (KK) telah dinyatakan berhak menerima DTH tahap pertama, dan 297 KK di antaranya telah menerima dana tersebut. Saat ini, Pemkab Agam masih memproses verifikasi lanjutan untuk penyaluran DTH tahap kedua.






