TMMD ke-129 Dukung Warga Buluh Kasok Ikuti Penyuluhan KB

Limapuluh Kota – Kodim 0306/50 Kota melalui TMMD ke-129 tidak hanya menjalankan pembangunan fisik, tetapi juga menggelar kegiatan nonfisik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesehatan masyarakat demi mendukung pembangunan desa berkelanjutan.

Salah satu kegiatan tersebut adalah penyuluhan Program Keluarga Berencana (KB) yang digelar di SDN 08 Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Selasa (21/07/2026).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Kodim 0306/50 Kota dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Lima Puluh Kota.

Sekitar 30 warga dari pasangan usia subur (PUS) dan ibu-ibu setempat hadir mengikuti materi yang disampaikan penyuluh Yulia Resmita, S.ST. dan Wirawati, S.Kep.

Para peserta menerima penjelasan mengenai metode kontrasepsi yang aman dan efektif, pentingnya mengatur jarak kelahiran, serta upaya mencegah stunting sejak dini.

Penyuluhan itu juga diarahkan untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang kesehatan reproduksi sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di wilayah Kodim 0306/50 Kota.

Dandim 0306/50 Kota, Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata, menegaskan bahwa pembangunan desa berkelanjutan harus berjalan seimbang antara pembangunan fisik dan ketahanan keluarga.

“TMMD bukan semata tentang membuka jalan atau membangun jembatan, melainkan juga membangun manusianya. Lewat edukasi KB ini, kami ingin mendorong lahirnya keluarga yang sehat, sejahtera, dan terbebas dari stunting. Jika ketahanan keluarga kuat, ketahanan wilayah pun akan semakin kokoh,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara TNI, dinas terkait, dan aparatur nagari dalam mendukung seluruh rangkaian TMMD ke-129.

Ke depan, Kodim 0306/50 Kota bersama DP2KBP3A, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat akan terus memperkuat kerja sama agar sosialisasi dan manfaat program KB dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata.

Meski sebagian warga masih dipengaruhi faktor budaya, adat, dan keterbatasan pemahaman awal tentang KB, kehadiran tim penyuluh TMMD dinilai berhasil membuka ruang informasi baru.

Warga pun mengikuti penyuluhan dengan antusias dan menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan.

Komentar