Pariaman – Pemerintah Kota Pariaman menggelar Pekan Olahraga dan Seni Santri Diniyah (Porsadin) ke-2 tingkat kota pada Sabtu (6/12) di Masjid Al Hidayah, Desa Tanjung Sabar. Ajang ini bertujuan membentuk karakter santri yang berprestasi dan berakhlak mulia.
Walikota Yota Balad mengapresiasi penyelenggaraan Porsadin dan menekankan keselarasan kegiatan ini dengan visi misi pemerintah kota untuk mewujudkan “Satu Rumah Satu Hafidz” serta membentuk Kota Pariaman menjadi kota Risalah (Beriman, Soleh dan Berakhlak). Porsadin mempertandingkan empat cabang lomba, yaitu tilawah, hafiz juz 30, pidato, dan cerdas cermat.
Selain itu, Pemko Pariaman berencana menghidupkan kembali program Magrib Mengaji untuk mengatasi penggunaan media sosial yang kurang bijak di kalangan anak-anak. Program ini akan difokuskan pada siswa sekolah yang berdomisili di desa masing-masing.
Sebagai tambahan, siswa yang akan melanjutkan ke jenjang SMP sederajat diwajibkan memiliki sertifikat baca tulis Alquran dari MDTA, yang ditandatangani oleh guru yang berkompeten, sebagai bukti kemampuan membaca dan menulis Alquran.





Komentar