Sijunjung – Pemerintah Kabupaten Sijunjung menyatakan dukungan penuh terhadap pengusulan Koridor Sawahlunto-Sijunjung-Dharmasraya (Sajunraya) sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) usai penandatanganan kesepakatan bersama di Ruang Temu Mayor CPM (Purn.) Abdul Majid, rumah dinas Wakil Gubernur Sumatera Barat, Senin (6/7).
Kesepakatan itu ditandatangani oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten Sijunjung, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, dan Pemerintah Kota Sawahlunto.
Penandatanganan tersebut menjadi bagian dari upaya memantapkan usulan kawasan Sajunraya ke pemerintah pusat sebagai wilayah strategis yang diharapkan mampu menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat.
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, mengatakan pengembangan koridor itu disiapkan untuk mempercepat pembangunan di wilayah selatan dan timur Sumatera Barat.
Menurut dia, Sawahlunto, Sijunjung, dan Dharmasraya memiliki potensi yang saling mendukung sehingga perlu diarahkan dalam satu pola pembangunan yang terintegrasi.
“Kita tidak ingin pembangunan berjalan sendiri-sendiri. Sawahlunto, Sijunjung, dan Dharmasraya punya potensi yang saling melengkapi. Jika diarahkan dalam satu konsep pembangunan, hasilnya akan jauh lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Vasko menjelaskan, Sajunraya dirancang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru lewat penguatan industri, peningkatan nilai tambah produk unggulan daerah, pembangunan konektivitas antarwilayah, pengembangan sistem logistik, pemanfaatan energi hijau, dan pengembangan pariwisata.
Ia menegaskan, pengembangan kawasan tersebut tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada pembukaan ruang investasi, penciptaan lapangan kerja baru, dan percepatan pemerataan ekonomi.
“Kalau akses makin baik, investasi akan lebih mudah masuk. Saat investasi tumbuh, usaha masyarakat ikut berkembang, lapangan kerja bertambah, dan ekonomi daerah bergerak lebih cepat. Itu yang sedang kita siapkan bersama,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan pengusulan Sajunraya sebagai PSN memerlukan dukungan penuh dari seluruh pemerintah daerah yang terlibat.
Dukungan itu mencakup penyediaan data dan kajian teknis, percepatan penyelesaian tata ruang, perizinan, administrasi, penyediaan lahan, penguatan koordinasi lintas daerah, hingga penyelarasan kebijakan sebagai syarat pengajuan ke pemerintah pusat.
Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, menyambut baik langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mendorong Sajunraya menjadi Proyek Strategis Nasional.
“Alhamdulillah, hari ini kita telah menandatangani surat kesepakatan komitmen antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Dharmasraya untuk bersama-sama menyiapkan seluruh persyaratan sampai usulan ini bisa disetujui pemerintah pusat,” ujar Benny usai kegiatan.
Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Sijunjung siap memberikan dukungan penuh sesuai kewenangan dan kapasitas daerah untuk menyukseskan pengusulan tersebut.
Benny berharap, jika Sajunraya resmi ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional, kawasan itu dapat menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing daerah, menarik lebih banyak investasi, membuka lapangan kerja, dan mempercepat pemerataan pembangunan di Sumatera Barat.
“Semoga PSN ini benar-benar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan menjadi tonggak kemajuan pembangunan di Sumatera Barat, khususnya bagi Kabupaten Sijunjung,” harapnya.






Komentar