Padang – Universitas Andalas (UNAND) menggelar sunatan massal di Aula Rumah Sakit UNAND, Rabu (24/6/2026), sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-70 atau Lustrum XIV. Kegiatan bertajuk “Khitan Ceria untuk Generasi Hebat” itu diikuti 70 anak, dengan prioritas peserta berasal dari keluarga penyintas banjir di Kota Padang.
Sekitar separuh peserta tercatat berasal dari kelompok terdampak bencana, sedangkan sisanya merupakan peserta reguler dari berbagai wilayah di Kota Padang. Angka 70 peserta dipilih sebagai simbol perjalanan panjang kontribusi UNAND bagi bangsa dan masyarakat.
Program ini terselenggara melalui kerja sama UNAND dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Alumni Fakultas Kedokteran (FK) UNAND. Demi memastikan layanan medis berjalan aman dan lancar, panitia menurunkan 15 dokter spesialis/terkait serta 9 perawat profesional.
Selain khitan gratis, panitia juga membekali peserta dengan perlengkapan pasca-khitan. Anak-anak pulang membawa alat salat, alat tulis, dan perlengkapan sekolah.
Wakil Rektor II Universitas Andalas, Dr. Hefrizal Handra, M.Soc.Sc., menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim medis dan pihak yang terlibat. Ia menilai kehadiran anak-anak penyintas banjir dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa UNAND hadir di tengah kondisi sulit masyarakat.
“Ini menunjukkan bahwa Universitas Andalas tidak hanya hadir dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga terus membersamai masyarakat, termasuk para penyintas bencana alam. Kehadiran UNAND harus bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat luas,” kata Hefrizal.
Direktur Rumah Sakit Pendidikan UNAND, Dr. dr. Muhammad Riendra, menegaskan RS UNAND memikul tanggung jawab sosial yang besar. Menurut dia, rumah sakit tidak semata berfungsi sebagai fasilitas layanan kesehatan atau tempat berobat.
Aksi khitan massal ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kemanusiaan UNAND dalam menyambut Dies Natalis ke-70. Sebelumnya, pada 20 Mei 2026, UNAND juga menggelar operasi bibir dan langit-langit sumbing gratis bagi 12 pasien.






Komentar