Teluk Tapang Bangkit: Pembangunan Sisi Darat Pelabuhan Resmi Dimulai!


Pasaman Barat – Pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang memasuki babak baru dengan dimulainya pembangunan sisi darat. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Teluk Bayur bersama dinas terkait telah memasang patok batas lahan di Air Bangis, Kamis (5/2/2026), menandai dimulainya proyek ambisius senilai Rp83,75 miliar yang dikerjakan oleh PT Sumber Bangun Sentosa.

Kepala KSOP Teluk Bayur, Chairul Awaluddin, mengatakan bahwa pemasangan patok ini berdasarkan izin pinjam pakai kawasan hutan seluas 12,16 hektare. "Kami menargetkan sekitar 10 hingga 20 persen pekerja berasal dari tenaga kerja lokal sebagai bentuk pemberdayaan warga Air Bangis," ujarnya.

Pembangunan sisi darat ini ditargetkan rampung pada 15 Desember 2026, dengan fokus pekerjaan meliputi pembangunan berbagai fasilitas pendukung pelabuhan.

Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Dedy Diantolani, menyebut langkah ini sebagai percepatan operasional pelabuhan yang sangat dinanti. Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Sumbar, Ferdinal Asmin, memastikan pengawasan ketat agar pembangunan sesuai aturan penggunaan lahan hutan.

Pelabuhan Teluk Tapang diproyeksikan menjadi simpul logistik vital yang menghubungkan Sumatera Barat dengan Mandailing Natal, Sumatera Utara. Keberadaan pelabuhan ini akan mempermudah akses distribusi komoditas unggulan daerah seperti kelapa sawit dan jagung melalui jalur laut, yang jauh lebih efisien dibandingkan jalur darat. Pemerintah berencana melanjutkan pengembangan pada sisi laut pada tahun 2027 mendatang.