Tanah Datar Salurkan Bansos dan BLT untuk Warga Terdampak

Batusangkar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kembali menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi. Penyerahan simbolis bantuan sosial dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dilakukan Bupati Eka Putra di Gedung Indo Jolito, Batusangkar, Rabu (3/5).

Bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah Tanah Datar pada November 2025 memberi dampak luas terhadap berbagai sektor, mulai dari pertanian, perikanan, perekonomian, infrastruktur, hingga kesehatan.

Pemkab Tanah Datar terus menjalankan penanganan dan pemulihan secara bertahap. Pemerintah daerah juga tetap menjalin koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk mendapatkan dukungan anggaran maupun program yang dapat mempercepat pemulihan pascabencana.

“Alhamdulillah, langkah demi langkah yang kita tempuh mulai memperlihatkan hasil. Di antaranya pembangunan Hunian Tetap (Huntap), Hunian Sementara (Huntara), bantuan stimulan bagi masyarakat terdampak, pembangunan sabo dam sebagai upaya mitigasi bencana, serta berbagai bantuan lainnya,” ujar Eka.

Ia menjelaskan, bantuan sosial kali ini disalurkan kepada 175 pelaku usaha perikanan, yang terdiri atas pembudidaya ikan, nelayan, dan Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Poklahsar). Mereka tersebar di Kecamatan Batipuh, Batipuh Selatan, dan X Koto.

Bantuan serupa juga diterima 148 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Batipuh Selatan, Batipuh, Pariangan, X Koto, dan Rambatan.

Selain itu, BLT diberikan kepada 924 kepala keluarga petani di Kecamatan Batipuh, Batipuh Selatan, dan X Koto. Setiap penerima memperoleh Rp900 ribu.

Pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan biaya pendampingan bagi keluarga pasien korban bencana yang menjalani perawatan di rumah sakit. Bantuan tersebut diberikan kepada 23 pasien dengan total anggaran Rp183.168.872.

Eka menegaskan seluruh penerima manfaat telah melewati proses pendataan dan verifikasi oleh dinas terkait agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima warga terdampak.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanah Datar Ten Feri mengatakan, penyaluran bantuan sosial dan BLT bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi tahun 2025 dilakukan melalui sejumlah perangkat daerah, yakni Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP), Dinas Pangan dan Perikanan, serta Dinas Pertanian.

Ia menyebut total bantuan yang disalurkan dalam kesempatan tersebut mencapai Rp1.305.468.872.

Komentar