Pagaruyung, Tanah Datar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berkolaborasi menyusun strategi untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok akibat bencana hidrometeorologi. Langkah ini diambil menyusul dampak bencana yang memicu kenaikan harga di pasaran.
Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, menyatakan bahwa seluruh kabupaten/kota di Sumbar merasakan dampak hidrometeorologi. Hal ini disampaikan saat mengikuti High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Triwulan IV secara virtual, Kamis (11/12/2025).
Dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, dibahas penguatan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Selain itu, rapat juga membahas persiapan menghadapi Hari Besar Nasional (HBN) Natal dan Tahun Baru 2026.
Kepala Bappeda Litbang Tanah Datar Adryanti Rustam, Kepala Bagian Perekonomian Setda Tanah Datar Franky Adi Thama, dan OPD terkait lainnya turut hadir dalam rapat tersebut.







Komentar