Shadiq Pasadigoe Ajak Generasi Muda Amalkan Pancasila Harian

Padang – Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai NasDem, M. Shadiq Pasadigoe, mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi membangun Indonesia yang maju dan berkarakter.

Ajakan itu disampaikan Shadiq saat membuka Sosialisasi Pancasila bertajuk “Mengamalkan Pancasila untuk Indonesia Maju dan Berkarakter” yang digelar bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI di Kota Padang, Senin (6/7).

Kegiatan tersebut dihadiri Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi BPIP RI, Dr. Adhianti, S.I.P., M.Si., Wakil Wali Kota Padang H. Maigus Nasir, M.Pd., Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Nanda Satria, S.IP., unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kepemudaan, mahasiswa, pelajar, serta ratusan peserta dari berbagai kalangan.

Dalam sambutannya, Shadiq menegaskan bahwa Pancasila tidak cukup hanya dihafal sebagai dasar negara. Menurut dia, Pancasila harus menjadi pedoman hidup yang tampak dalam sikap, perilaku, dan tindakan nyata.

“Di tengah derasnya globalisasi, kemajuan teknologi, penyebaran hoaks, intoleransi, dan memudarnya semangat gotong royong, Pancasila harus menjadi kompas moral bangsa. Nilai-nilainya perlu hadir dalam kehidupan sehari-hari agar Indonesia tetap kokoh, bersatu, dan maju,” kata Shadiq.

Ia menilai penguatan ideologi Pancasila merupakan investasi besar bagi pembentukan karakter bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diminta bergerak bersama menjaga persatuan, memperkuat toleransi, menjunjung musyawarah, dan mewujudkan keadilan sosial.

Shadiq juga menaruh perhatian khusus kepada generasi muda, terutama Generasi Z dan Generasi Alpha. Menurut dia, mereka harus menjadi pelopor dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila di keluarga, sekolah, kampus, masyarakat, hingga ruang digital.

Sebagai anggota Komisi XIII DPR RI, Shadiq menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan BPIP RI dalam memperluas program pembinaan ideologi Pancasila ke berbagai daerah agar semangat kebangsaan semakin kuat di tengah masyarakat.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi BPIP RI, Dr. Adhianti, menyampaikan bahwa penguatan ideologi Pancasila merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa.

“Pancasila tidak boleh berhenti sebagai dokumen atau slogan. Nilai-nilainya harus hadir dalam kebijakan, pendidikan, kehidupan bermasyarakat, hingga perilaku sehari-hari agar mampu memperkuat karakter bangsa dan menjaga persatuan Indonesia,” ujarnya.

Adhianti juga mengapresiasi sinergi yang dibangun Shadiq bersama BPIP RI, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat dalam memperluas gerakan pembumian nilai-nilai Pancasila di Sumatera Barat.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Nanda Satria menyampaikan apresiasi atas komitmen Shadiq Pasadigoe yang konsisten menghadirkan program-program kebangsaan di daerah.

Ia menilai sosialisasi Pancasila merupakan langkah strategis untuk memperkuat karakter masyarakat, terutama generasi muda, agar berintegritas, memiliki semangat kebangsaan, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan jati diri bangsa.

“Kolaborasi antara DPR RI, BPIP, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat. Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter Pancasila yang kuat,” kata Nanda.

Wakil Wali Kota Padang H. Maigus Nasir menambahkan, Pemerintah Kota Padang menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat karakter masyarakat.

Ia menegaskan pembangunan daerah tidak semata diukur dari aspek fisik dan ekonomi, melainkan juga dari kualitas sumber daya manusia yang berakhlak, religius, toleran, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui penyampaian materi, dialog kebangsaan, dan sesi tanya jawab yang disambut antusias para peserta. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman hidup untuk mewujudkan Indonesia yang bersatu, adil, maju, dan sejahtera.

Komentar