Tanah Datar – Nagari Rao-Rao, Kecamatan Sungai Tarab, fokus pada prioritas pembangunan melalui Musyawarah Nagari (Musnag). Agenda utama adalah penetapan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026 dan Daftar Usulan RKP (DURKP) 2027.
Musyawarah penting ini berlangsung di aula SD setempat, Kamis (24/7).
Ketua Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN), Erifuadi Nazar, menegaskan Musnag menjadi acuan utama bagi pemerintah nagari. Tujuannya adalah menyusun rancangan RKP dan DURKP secara tepat.
“RKP merupakan penjabaran dari RPJM Nagari untuk jangka waktu satu tahun,” jelas Erifuadi. RKP mencakup lima bidang utama, mulai dari penyelenggaraan pemerintahan hingga penanggulangan bencana.
Wali Nagari Rao-Rao, Ade Raunas, menekankan pentingnya prioritas pembangunan berbasis kebutuhan riil. Ia mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap bahaya kebakaran akibat kemarau panjang dan angin kencang.
“Kami mengimbau masyarakat mewaspadai pencurian ternak dan hasil kebun,” ujar Ade Raunas. Ia juga mengajak masyarakat menggiatkan kembali ronda dan pengelolaan sampah.
Camat Sungai Tarab, AH. Miza Aziz, menyatakan Musnag bertujuan menyatukan skala prioritas pembangunan. Hasilnya akan termuat dalam dokumen RKP dan DURKP.
“Musnag merupakan wadah untuk membicarakan isu-isu strategis dan potensial,” kata Camat. Ia juga mengingatkan tentang efisiensi anggaran sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2025.
Selain itu, Camat mengimbau masyarakat Rao-Rao untuk menunaikan kewajiban membayar PBB. Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan program pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor dari pemerintah daerah.
Acara ini dihadiri oleh Forkopimca Sungai Tarab, Kepala UPT, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, Wali Nagari se-Kecamatan Sungai Tarab, serta tokoh masyarakat Rao-Rao.





Komentar