Padang – Polda Sumatera Barat (Sumbar) sigap melakukan pemulihan pascabencana banjir dan longsor dengan menyasar warga terdampak. Aksi trauma healing dan pemeriksaan kesehatan gratis digelar di Hunian Sementara (Huntara) Pauh, Kota Padang, Minggu (8/2/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Biro Sumber Daya Manusia (SDM) dan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumbar ini, memprioritaskan kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Mereka adalah yang paling merasakan dampak fisik dan psikis akibat bencana.
"Kami ingin membantu mereka kembali merasa aman dan nyaman," ujar Kabag Psikologi Biro SDM Polda Sumbar, AKBP Fakhrur Rozie, mewakili Karo SDM Polda Sumbar. Ia menambahkan, pendekatan bermain dan aktivitas edukatif digunakan untuk mendorong anak-anak berani mengekspresikan perasaan mereka. Fakhrur Rozie menegaskan, pendampingan psikososial akan terus dipantau untuk memastikan pemulihan mental masyarakat berjalan optimal.
Sementara itu, Kabiddokkes Polda Sumbar, AKBP dr. Faisal, menjelaskan bahwa timnya fokus memantau kondisi fisik warga di hunian sementara. "Selain memberikan pengobatan dan konsultasi medis gratis, kami juga mengedukasi warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan," kata AKBP dr. Faisal. Tujuannya adalah mencegah munculnya penyakit pascabencana di area pengungsian.
Rangkaian kegiatan yang meliputi doa bersama, layanan medis, hingga sesi bermain bersama ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Polda Sumbar berharap intervensi langsung ini dapat mempercepat proses pemulihan warga, sehingga mereka dapat segera bangkit dan kembali beraktivitas normal meski masih berada di hunian sementara.






