Padang – Ribuan jemaah padati Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi pada Selasa (24/2) untuk mengikuti Tabligh Akbar dan doa bersama yang diinisiasi oleh Polda Sumatera Barat. Kegiatan ini menghadirkan Ustadz Adi Hidayat sebagai penceramah utama, menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai spiritual dan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, menyatakan bahwa Tabligh Akbar ini merupakan bagian dari upaya pembinaan rohani dan mental bagi seluruh personel kepolisian. "Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun kekuatan batin seluruh insan Bhayangkara agar setiap pengabdian dilaksanakan dengan iman, keikhlasan, dan tanggung jawab," ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk TNI-Polri, Forkopimda, dan tokoh masyarakat, untuk terus bersinergi dalam menjaga stabilitas daerah. Menurutnya, kolaborasi yang solid adalah kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Sumatera Barat.
Ustadz Adi Hidayat dalam tausiyahnya menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya iman dan takwa sebagai landasan dalam kehidupan, termasuk dalam menjalankan tugas negara. Ia menekankan bahwa profesi Polri adalah amanah mulia karena memberikan rasa aman dan tenteram bagi masyarakat. "Tugas Polri sangat luhur. Hadirkan ketegasan dengan keikhlasan, jalankan amanah dengan kecerdasan," pesannya di hadapan ribuan jemaah.
Acara yang diawali dengan Shalat Dzuhur berjamaah dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an ini juga diisi dengan doa bersama untuk keselamatan Sumatera Barat dan Indonesia. Tausiyah singkat dari para syekh tamu internasional semakin menambah kekhusyukan suasana.
Sebanyak 1.000 anak yatim, piatu, dan dhuafa turut hadir dalam acara tersebut, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Kapolda bersama Ustadz Adi Hidayat juga menyerahkan tali asih kepada perwakilan anak yatim dan dhuafa sebagai simbol kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Tabligh Akbar ini menjadi bukti komitmen Polda Sumatera Barat dalam menerapkan pendekatan humanis dan religius dalam pelaksanaan tugas, tidak hanya menjaga keamanan secara fisik, tetapi juga merawat harmoni sosial melalui penguatan nilai-nilai spiritual.




