Surabaya – Persebaya Surabaya menaklukkan Persija Jakarta 1-0 pada laga Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu 26 Juli 2026.
Sejak menit awal, kedua tim tampil terbuka dan sama-sama mengandalkan kecepatan untuk melancarkan serangan balik.
Persija sempat mengancam lebih dulu pada menit kesembilan lewat kerja sama Witan Sulaeman dan Victor Dethan, tetapi sepakan Dethan masih terlalu lemah dan mudah diamankan Ernando Ari.
Persebaya membalas pada menit ke-23 melalui peluang berbahaya.
Tendangan keras Ricky Pratama dari luar kotak penalti sempat mengenai kaki Rio Fahmi dan berubah arah, membuat Aqil Savik terkecoh, tetapi bola masih melenceng dari gawang.
Menjelang turun minum, Persebaya semakin menekan.
Miguel Pereira memaksa Aqil Savik melakukan penyelamatan pada menit ke-36, lalu kiper Persija itu kembali menahan tendangan bebas Francisco Rivera lima menit kemudian.
Pada injury time babak pertama, Miguel kembali mengancam lewat aksi individunya, namun bola hasil tembakannya masih melambung di atas mistar.
Memasuki babak kedua, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan.
Pada menit ke-53, Yuran Fernandes menang dalam duel udara, tetapi sundulannya masih melebar di sisi kanan gawang Persija.
Persija mencoba merespons pada menit ke-61 melalui tembakan jarak jauh Fabio Calonego, tetapi Ernando Ari sigap mengamankannya.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-63 saat Persebaya unggul 1-0 lewat gol bunuh diri Radovan Pankov.
Bek asal Serbia itu berniat mengembalikan bola kepada Aqil Savik, tetapi umpannya terlalu deras dan justru masuk ke gawang sendiri tanpa bisa dijangkau kiper Persija.
Tertinggal satu gol, Persija meningkatkan intensitas serangan.
Peluang terbaik mereka hadir pada menit ke-80 lewat tendangan Kwon Chang-hoon, namun bola hanya melintas tipis di sisi gawang Persebaya.
Persebaya hampir menggandakan keunggulan semenit kemudian.
Ramadhan Sananta lepas dari kawalan Kerim Memija, tetapi Aqil Savik berhasil menutup ruang tembaknya sehingga peluang itu gagal berbuah gol.
Pada menit ke-86, Persija kembali menebar ancaman melalui tendangan keras Denis Kolinger dari luar kotak penalti, tetapi Ernando Ari lagi-lagi tampil sigap.
Memasuki masa injury time, Persebaya mendapat dua peluang emas untuk memperlebar jarak.
Yan Mabella lebih dulu gagal memaksimalkan serangan balik cepat karena sepakannya melambung di atas mistar.
Tak lama berselang, umpan Yan Mabella disambut Ramadhan Sananta, tetapi bola kembali melayang di atas gawang Persija.







Komentar