Pulau Punjung – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menggandeng PT Bina Pratama Sakato Jaya untuk membangun jalan hotmix sepanjang 1,5 kilometer yang menghubungkan Marga Makmur dengan SP 3 di Nagari Taratak Tinggi, Kecamatan Timpeh. Kerja sama ini ditempuh untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan anggaran daerah sekaligus memenuhi kebutuhan warga atas akses jalan yang layak.
Dalam skema tersebut, PT Bina mengerjakan pengerasan lapisan agregat B dan agregat A sesuai spesifikasi teknis konsultan. Setelah tahap itu selesai, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Dharmasraya akan melakukan penilaian teknis sebelum proyek masuk ke tahap pengaspalan yang dibiayai pemerintah daerah.
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, mengatakan kolaborasi pemerintah daerah dan pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR menjadi salah satu cara menambah volume pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Ia menjelaskan, untuk ruas jalan Marga Makmur-SP 3, Pemkab Dharmasraya telah menyiapkan anggaran Rp3,96 miliar melalui APBD. Jika seluruh pekerjaan mulai dari lapisan pondasi hingga pengaspalan dibiayai penuh dari APBD, panjang jalan yang bisa dibangun hanya sekitar 800 meter.
“Dengan kolaborasi ini, panjang jalan yang bisa dibangun meningkat menjadi 1.500 meter. Artinya, manfaat yang diterima masyarakat hampir dua kali lipat dibandingkan jika hanya mengandalkan APBD,” ujarnya.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Dharmasraya, Zakirman, mengatakan pekerjaan di bawah tanggung jawab PT Bina sudah dimulai sejak Mei 2026. Saat ini pekerjaan masih berlangsung dan ditargetkan lapisan agregat A rampung pada Juli 2026.
“Setelah lapisan A selesai, akan dilakukan penilaian teknis untuk memastikan kelayakan ruas jalan tersebut sebelum masuk tahap pengaspalan. Selanjutnya Pemkab Dharmasraya akan melaksanakan lelang pekerjaan pengaspalan yang diperkirakan berlangsung pada Agustus mendatang,” kata Zakirman, Kamis (2/7/2026).
Pimpinan PT Bina Pratama Sakato Jaya, Hendra N. Husni, menyambut baik ajakan Pemkab Dharmasraya untuk ikut berkolaborasi dalam pembangunan jalan tersebut. Menurut dia, langkah itu merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus tanggung jawab terhadap lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Usulan pembangunan jalan ini disampaikan melalui Wali Nagari Taratak Tinggi dan diteruskan kepada Bupati Dharmasraya. Kami melihat jalan ini juga menjadi akses menuju perusahaan yang digunakan bersama oleh masyarakat, sehingga sudah sepatutnya kami ikut berkontribusi dalam pembangunannya,” ujar Hendra.
Ia menambahkan, pihaknya siap melanjutkan kerja sama secara bertahap untuk mendukung penyelesaian ruas jalan poros sepanjang 13 kilometer yang menjadi jalur utama masyarakat di kawasan tersebut.
Wali Nagari Taratak Tinggi, Debita Darni Sumarja, menyampaikan apresiasi atas terealisasinya pembangunan jalan itu. Atas nama masyarakat, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Dharmasraya dan PT Bina Sakato Pratama Jaya.
Menurut Debita, ruas jalan Marga Makmur-SP 3 menjadi urat nadi aktivitas warga karena menghubungkan pelayanan administrasi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
“Ratusan warga melintasi jalan ini setiap hari. Karena itu pembangunan ruas jalan ini sangat dinantikan masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati dan PT Bina yang telah berkolaborasi mewujudkan harapan masyarakat,” tuturnya didampingi Kepala LPM Saprian Tomas.
Pembangunan jalan tersebut diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah, mempermudah mobilitas warga, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Nagari Taratak Tinggi serta wilayah sekitarnya. Sinergi pemerintah daerah dan dunia usaha dinilai membuat pembangunan yang semula terkendala kemampuan anggaran dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Pembangunan jalan itu menjadi salah satu dari lima titik kolaborasi pemerintah daerah dengan CSR. Empat titik lainnya ialah jalan Koto Gadang yang dikerjakan lima perusahaan, jalan Wonotiung-Koto Salak (DSL), Bukit Hujan, TKA, serta jalan Sinamar yang dilaksanakan KUD setempat.






Komentar