Menaker Dorong Penguatan Vokasi Indonesia-Azerbaijan

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan Indonesia ingin memperkuat kerja sama ketenagakerjaan dan pengembangan sumber daya manusia dengan Azerbaijan, terutama melalui penguatan pelatihan vokasi dan peningkatan kompetensi tenaga kerja.

Pernyataan itu disampaikan Yassierli saat menghadiri perayaan HUT ke-108 Republik Azerbaijan di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada pemerintah dan rakyat Azerbaijan. Yassierli turut mengapresiasi hubungan bilateral kedua negara yang terus berkembang sejak resmi terjalin pada 1992.

“Selama lebih dari tiga dekade, hubungan Indonesia dan Azerbaijan terus tumbuh positif di berbagai sektor strategis, didorong semangat kerja sama untuk pembangunan dan kemakmuran bersama,” kata Yassierli.

Ia menilai hubungan kedua negara perlu diarahkan pada kerja sama yang lebih konkret dan fokus pada peningkatan kualitas SDM. Menurut dia, langkah itu penting di tengah perubahan cepat ekonomi global dan kebutuhan dunia kerja.

Dalam konteks tersebut, Yassierli menekankan pentingnya implementasi Nota Kesepahaman atau MoU ketenagakerjaan antara Indonesia dan Azerbaijan. Kerja sama itu, kata dia, perlu diperkuat melalui pengembangan keterampilan kerja, pendidikan dan pelatihan vokasi, pengembangan talenta muda, hingga penguatan sistem jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Indonesia menyambut baik peluang kolaborasi yang lebih erat dengan Azerbaijan, khususnya dalam pengembangan keterampilan kerja, pelatihan vokasi, dan perluasan kesempatan kerja bagi generasi muda,” ujarnya.

Selain hubungan bilateral, Yassierli juga menyoroti pentingnya kerja sama Indonesia dan Azerbaijan di forum internasional, termasuk Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Gerakan Non-Blok.

Ia menambahkan, Indonesia juga berkomitmen memperkuat kerja sama ekonomi inklusif dengan Azerbaijan melalui forum Developing Eight (D-8) yang saat ini dipimpin Indonesia.

“Kami berharap hubungan persahabatan ini terus diperkuat melalui kerja sama nyata, pertukaran keahlian, dan kolaborasi antarlembaga yang memberikan manfaat langsung bagi kedua negara,” pungkasnya.

Komentar