Berikut adalah penulisan ulang berita dengan gaya jurnalistik media nasional:
Nagari Nan Limo – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) memberikan edukasi pengelolaan keuangan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Nagari Nan Limo. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan UMKM dalam mengelola keuangan usaha.
Edukasi yang berlangsung selama empat pekan ini disambut antusias oleh masyarakat, terutama pemilik usaha rumahan. Mereka belajar mengelola keuangan secara tertib dan profesional.
Erlina, pelaku usaha makanan ringan, mengaku sebelumnya tidak pernah mencatat pemasukan dan pengeluaran secara rinci. “Setelah dijelaskan cara mengelola uang usaha, saya jadi sadar pentingnya mencatat setiap transaksi,” ujarnya.
Tim KKN Unand memberikan materi mulai dari pencatatan sederhana, pembuatan anggaran, hingga evaluasi laporan keuangan. Mereka memperkenalkan metode pencatatan menggunakan buku kas dan aplikasi digital.
Yella, salah satu mahasiswa pelaksana program, mengatakan, “Seringkali pelaku usaha mencampur uang pribadi dan bisnis, akibatnya mereka bingung menghitung untung dan rugi.”
Wali Nagari Nan Limo, Tri Sakti, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Unand. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan rutin setiap tahun.
Edukasi ini dilaksanakan dalam bentuk diskusi interaktif dan praktik langsung. Peserta membuat simulasi laporan keuangan sederhana berdasarkan usaha masing-masing.
Roni, pemilik usaha gorengan dan sembako, mengaku pelatihan ini sederhana namun berdampak besar. “Setelah tahu alur uang usaha, saya jadi tahu kapan harus menambah stok dan kapan harus menahan belanja,” tuturnya.
Mahasiswa KKN Unand berharap, melalui kegiatan ini, pelaku UMKM di Nagari Nan Limo dapat lebih mandiri secara finansial dan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.







Komentar