Mahasiswa UNAND Pulihkan Trauma Warga Cupak Tangah Lewat Seni dan Warna

Padang – Trauma pascabanjir bandang di Kelurahan Cupak Tangah, Kota Padang, coba dipulihkan mahasiswa KKN Universitas Andalas (UNAND) melalui serangkaian kegiatan kreatif dan menghibur. Lomba mewarnai dan pentas seni menjadi daya tarik utama dalam program trauma healing yang menyasar warga RT 07 dan RT 04, terutama anak-anak.

Inisiatif yang digagas oleh mahasiswa KKN dari Kelompok Cupak Tangah 7 yang berkolaborasi dengan Kelompok Cupak Tangah 4 ini, bertujuan memulihkan kondisi psikososial masyarakat yang terdampak bencana. Anak-anak menjadi fokus utama karena dinilai rentan mengalami trauma, kecemasan, dan ketakutan pascabencana.

"Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut perbaikan fisik, tetapi juga pemulihan mental," ujar Lurah Cupak Tangah, Saidul Bahri, Kamis (5/2/2026). Ia mengapresiasi langkah mahasiswa KKN UNAND yang dinilai responsif terhadap kebutuhan pemulihan mental warganya. "Melihat warga kembali berkumpul, tertawa, dan saling menguatkan dalam kegiatan ini menjadi pemandangan yang sangat berarti," tambahnya.

Lomba mewarnai menjadi pembuka kegiatan, memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan perasaan mereka melalui warna dan gambar dalam suasana yang aman dan menyenangkan. Setelahnya, pentas seni menampilkan beragam pertunjukan dari warga dan mahasiswa KKN, termasuk tari tradisional, seni silat, dan penampilan lainnya. Pentas ini menjadi sarana hiburan dan interaksi sosial yang sempat terganggu akibat bencana.

Panitia juga menyiapkan doorprize untuk menambah antusiasme peserta. Suasana hangat dan kebersamaan mewarnai seluruh kegiatan, mencerminkan semangat solidaritas warga Cupak Tangah dalam menghadapi musibah.

Mahasiswa KKN UNAND berharap kegiatan ini dapat berkontribusi dalam proses pemulihan mental dan emosional masyarakat secara bertahap, serta memperkuat kembali nilai kebersamaan dan gotong royong di tengah warga.