Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi. Mantan Kepala Kantor Komunikasi Presiden (PCO) ini mengemban tugas utama untuk mengoptimalkan penyampaian pesan pemerintah agar lebih efektif, terarah, dan mudah dipahami oleh masyarakat luas.
Hasan menegaskan, fokus utamanya adalah membangun sinergi lintas lembaga, terutama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI). Koordinasi yang solid dinilai menjadi kunci untuk memastikan informasi publik tersampaikan dengan akurat sekaligus menangkal berbagai misinformasi yang beredar.
"Untuk memperkuat lagi bidang komunikasi yang dikeluarkan oleh pemerintah, supaya pesan-pesan yang ingin disampaikan publik itu bisa lebih baik lagi, bisa jauh lebih sampai dan bisa dipahami oleh masyarakat," ujar Hasan di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4).
Selain mengawal strategi komunikasi, Hasan menyatakan kesiapannya untuk meluruskan berbagai informasi keliru atau berita bohong yang menyudutkan pemerintah. Ia berencana memberikan dukungan penuh, baik dari sisi strategi maupun substansi pesan yang akan disampaikan kepada publik.
Dalam menjalankan perannya, Hasan juga berkomitmen untuk membuka ruang dialog yang lebih intens dengan insan pers. Ia memastikan akan membangun hubungan yang lebih terbuka dengan media sebagai mitra strategis pemerintah.
"Ketemu dengan teman-teman media kita juga insya Allah siap. Nanti kita sering ketemu," pungkasnya.






