Padang – Gulat Sumatera Barat terus menunjukkan taringnya di kancah nasional dan internasional. Sistem pembinaan yang berkelanjutan dan fokus pada latihan intensif menjadi fondasi utama kesuksesan cabang olahraga ini.
Atlet gulat Sumbar secara rutin menghiasi tim nasional Indonesia di berbagai ajang bergengsi, termasuk SEA Games, dan tak jarang membawa pulang medali. Di tingkat domestik, gulat Sumbar dikenal sebagai kekuatan yang selalu meraih medali emas di PON, Pomnas, dan Popnas.
"Pembinaan gulat itu berlapis dan berkesinambungan. Setiap hari minimal sepuluh atlet menjalani latihan. Fokus mereka hanya latihan dan latihan," ungkap Ediswal, legenda gulat Sumbar yang juga menjabat sebagai Bendahara Pengprov PGSI Sumbar. Ia menambahkan bahwa Porprov menjadi ajang penting untuk mengukur hasil dari proses latihan yang panjang.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara silaturahmi menyambut Bulan Suci Ramadhan sekaligus persiapan menghadapi Porprov XVI Sumatera Barat 2026 di Padang. Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Ketua Umum KONI Sumbar, jajaran Pengurus Provinsi (Pengprov) PGSI Sumbar, pelatih, dan atlet gulat.
Ketua PGSI Sumatera Barat, Andree Harmadi Algamar, memberikan apresiasi tinggi kepada para atlet dan pelatih atas dedikasi mereka dalam menjaga prestasi gulat Sumbar. Ia juga menegaskan komitmen PGSI Sumbar untuk mendukung penuh pelaksanaan Porprov XVI yang dijadwalkan pada Juni-Juli 2026.
"Porprov adalah momentum penting bagi atlet. Ini ajang pembuktian hasil pembinaan dan latihan yang dilakukan selama ini," kata Andree.
Sekretaris PGSI Sumbar, Ilmarizal, menambahkan bahwa PGSI tidak hanya siap secara organisasi, tetapi juga dari sisi teknis dan pembinaan atlet. "Kami di PGSI Sumbar sudah memetakan data atlet, pelatih, serta kesiapan nomor pertandingan. Porprov sangat penting untuk kesinambungan pembinaan dan regenerasi atlet gulat Sumbar," jelasnya.
Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menekankan pentingnya membangun mental juara bagi atlet gulat Sumbar. Ia menyebut Porprov sebagai "hari raya atlet" yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. "Kalau belum emas, kejar emas. Mentalnya harus mental emas," tegas Hamdanus.
Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar yang juga Ketua Porprov, Septri, mengungkapkan bahwa Porprov XVI Sumbar 2026 akan berlangsung pada 24 Juni hingga 5 Juli 2026. Sebanyak 16 dari 19 kabupaten/kota telah menyatakan kesiapan mengikuti Porprov, dengan 45 cabang olahraga masuk dalam daftar sementara. Penetapan cabor dan nomor pertandingan akan diputuskan melalui rapat koordinasi pada 8 Februari 2026.
Septri menilai Porprov memiliki arti strategis karena telah vakum selama delapan tahun. "Porprov ini untuk membangkitkan semangat atlet," ujarnya.
Acara silaturahmi tersebut diawali dengan ceramah agama dan menjadi ajang konsolidasi untuk memantapkan kesiapan menghadapi Porprov XVI Sumatera Barat 2026.



