LISBON – Penyerang AC Milan, Goncalo Ramos, secara terbuka menuntut jaminan posisi utama di lini depan Timnas Portugal menjelang jeda internasional November 2026.
Permintaan ini muncul seiring berakhirnya masa sanksi skorsing 30 hari yang dijatuhkan Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) kepada Cristiano Ronaldo.
Ronaldo sebelumnya sempat dijatuhi hukuman akibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus yang berujung pada tindakan meninggalkan kamp pelatihan saat laga UEFA Nations League melawan Norwegia pada September lalu.
Kapten berusia 41 tahun tersebut dipastikan kembali tersedia untuk dipanggil ke dalam skuad Selecao Das Quinas yang akan diumumkan pada 8 November 2026 mendatang.
Ramos menyatakan tekadnya untuk tetap menjadi pilihan utama meski performanya di Liga Italia musim ini masih belum maksimal dengan catatan dua gol dari sepuluh pertandingan.
“Saya ingin menjadi pemain inti tim nasional,” tegas Ramos seperti dikutip dari Canal 11 pada Selasa, 3 November 2026.
Ia menambahkan, “Saya sudah menegaskan bahwa jika ada yang pantas bermain, itu adalah saya, dan pelatih serta seluruh negara dapat melihat itu.”
Kepercayaan diri pemain berusia 25 tahun tersebut tumbuh setelah ia mencatatkan kontribusi konsisten dengan mencetak satu gol dalam tiga pertandingan saat menggantikan peran Ronaldo pada September lalu.
Ramos tetap menyatakan rasa hormatnya terhadap status besar Cristiano Ronaldo di dalam tim nasional.
Ia berharap tim pelatih mampu meracik strategi yang memungkinkan mereka berdua untuk tampil bersama di atas lapangan.
“Kami menghormati status Cristiano, tetapi saya pikir kami bisa bermain bersama lebih sering,” ungkapnya.
Ramos juga menegaskan bahwa performa impresifnya di lapangan seharusnya mendapatkan apresiasi tanpa harus mengorbankan posisi Ronaldo.
Sikap tegas ini didorong oleh rasa kekecewaan mendalam atas minimnya menit bermain yang ia dapatkan pada dua turnamen internasional sebelumnya.
“Saya gagal tampil di Euro 2024 dan hanya bermain selama 15 menit melawan Georgia dalam pertandingan yang tidak berarti apa-apa,” tutur Ramos.
Ia menutup pernyataannya dengan keyakinan bahwa dirinya mampu memberikan kontribusi besar bagi tim jika diberikan kepercayaan lebih oleh pelatih Roberto Martinez.








Komentar