Pasaman Barat – Kebakaran besar melanda tiga unit rumah toko (ruko) semi permanen di Kejorongan Simpang Empat, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Senin (18/5) sekitar pukul 23.30 WIB. Ruko yang terbakar digunakan sebagai usaha salon serta toko pakaian dan jilbab.
Ketiga ruko tersebut merupakan milik Jasmanidar (63) dan Misran (58). Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik pada salah satu bangunan. Posisi ruko yang berdekatan dengan persimpangan lampu merah menyebabkan api cepat membesar dan merambat ke bangunan lain yang sebagian besar terbuat dari kayu.
Kepala Satpol PP dan Damkar Pasbar, Handoko Lubis, menyatakan bahwa setelah menerima laporan, petugas Damkar bersama Satpol PP langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Proses pemadaman melibatkan berbagai instansi, termasuk TNI, Kepolisian, dan personel Brimob.
Selain armada dari Posko Utama, unit Damkar dari Posko Kinali juga dikerahkan. Upaya pemadaman diperkuat dengan kendaraan Water Cannon milik Polres Pasbar dan Sat Brimob Pasbar. Setelah berjuang beberapa waktu, api berhasil dipadamkan sebelum meluas ke bangunan lain di kawasan padat tersebut.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta karena seluruh bangunan dan isi toko tidak sempat diselamatkan. Setelah pemadaman, Polres Pasbar memasang garis polisi di lokasi untuk penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab kebakaran yang diduga kuat akibat korsleting listrik.




Komentar