Baznas Payakumbuh Ulurkan Rp100 Juta, Bantu Mahasiswa Kurang Mampu

Payakumbuh – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Payakumbuh menyalurkan bantuan pendidikan senilai total Rp100 juta kepada 100 mahasiswa kurang mampu. Bantuan ini bertujuan untuk memastikan keberlangsungan pendidikan tinggi bagi mahasiswa yang menghadapi kesulitan ekonomi.

Ketua Baznas Payakumbuh, Edi Kusmanak, menyatakan bahwa setiap mahasiswa menerima bantuan sebesar Rp1.000.000. "Program ini kami jalankan agar mahasiswa tetap bisa melanjutkan perkuliahan sampai lulus," ujarnya saat ditemui di Kantor Baznas Payakumbuh, Kamis (5/2/2026).

Edi juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki, terutama ASN di lingkungan Kota Payakumbuh, yang telah mempercayakan zakatnya melalui Baznas. "Kami mengucapkan terima kasih kepada para muzaki, terutama ASN, yang terus mempercayakan zakatnya melalui Baznas," tambahnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Payakumbuh, Rida Ananda, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh dalam mendukung pendidikan tinggi bagi generasi muda. Pemko terus membuka ruang dukungan bagi mahasiswa yang terkendala biaya. "Kami tidak ingin mahasiswa putus kuliah hanya karena persoalan ekonomi," tegasnya.

Rida menambahkan, Pemko Payakumbuh juga menguatkan peran zakat ASN yang dikelola Baznas untuk mendukung program sosial pendidikan. "Zakat ASN yang dihimpun melalui Baznas ini kami dorong agar memberi dampak nyata bagi masyarakat, termasuk untuk pendidikan," jelasnya.

Selain itu, Pemko Payakumbuh juga menyiapkan dukungan melalui APBD 2026 untuk bantuan pendidikan bagi 30 mahasiswa kurang mampu dan berprestasi dengan alokasi anggaran Rp30 juta. Rida berharap data penerima segera disampaikan agar bantuan bisa langsung disalurkan.