Padang – Semen Padang FC bersiap melakukan perombakan manajemen besar-besaran setelah dipastikan terdegradasi ke Liga 2 pada musim 2026/2027. Andre Rosiade menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah sebagai Presiden Klub guna membawa tim berjuluk Kabau Sirah tersebut kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Rencana perubahan struktur kepengurusan ini akan difinalisasi melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan berlangsung setelah laga pamungkas Liga 1 melawan Persija Jakarta di Gelora Bung Karno, Sabtu (23/5/2026).
Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey, menjelaskan bahwa saat ini fokus utama tim masih tertuju pada penyelesaian sisa kompetisi. Penetapan resmi jajaran manajemen baru, termasuk posisi presiden klub, baru akan diputuskan secara sah dalam forum RUPS mendatang.
"Nanti setelah pertandingan terakhir baru dilakukan RUPS peralihan. Di situ baru ada penetapan presiden klub dan manajemen," ujar Levy saat dikonfirmasi, Kamis (14/5/2026).
Selain posisi presiden klub, perubahan juga menyasar jajaran eksekutif lainnya. Levy membenarkan kabar bahwa putra Andre Rosiade, M. Ammar Tsaqif Rosiade, akan masuk dalam jajaran manajemen sebagai CEO klub.
Sebelumnya, Andre Rosiade melalui unggahan di media sosialnya telah memberikan sinyal kuat mengenai langkah evaluasi menyeluruh. Ia menegaskan bahwa musim depan akan menjadi awal baru bagi Semen Padang FC untuk melakukan pembenahan internal demi mengembalikan kejayaan tim.






