PT Semen Padang Raih Penghargaan IJTI Sumbar atas Aksi Penanggulangan Bencana

Penghargaan diberikan atas dedikasi perusahaan membantu penanganan dan pemulihan bencana.

Padang – PT Semen Padang menerima penghargaan dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Sumatera Barat atas kontribusi aktif dalam penanggulangan bencana hidrometeorologi periode 2025–2026.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua Umum IJTI Pusat, Heri Kurniawan, kepada Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Hernes, di sela-sela rangkaian Musyawarah Daerah V IJTI Pengda Sumbar pada Sabtu (24/10/2026).

Apresiasi ini diberikan atas keterlibatan perusahaan dalam penanganan darurat, penyaluran logistik, hingga pembangunan infrastruktur bagi masyarakat terdampak bencana.

Ketua Pelaksana Musyawarah Daerah V IJTI Pengda Sumbar, Wahyudi Agus, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran jurnalis televisi dalam menyampaikan informasi kebencanaan.

“Melalui agenda ini, jurnalis televisi diharapkan dapat memperkuat kontribusi dalam menyampaikan informasi faktual dari lapangan, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana, serta membantu membangun kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana,” ujar Wahyudi.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan terhadap kemanusiaan.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya yang telah dilakukan, namun bagi kami, keterlibatan dalam penanggulangan bencana merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Win Bernadino dalam keterangan persnya pada Selasa (27/10/2026).

Win menambahkan bahwa jangkauan bantuan perusahaan tidak hanya terbatas pada wilayah Sumatera Barat, tetapi juga menjangkau daerah lain seperti Nusa Tenggara Timur.

Dalam sesi gelar wicara di lokasi acara, Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Hernes, memaparkan bahwa perusahaan terlibat sejak tahap tanggap darurat dengan mengerahkan Tim Reaksi Cepat.

Perusahaan mendirikan posko bantuan di Kecamatan Pauh, Kota Padang, serta di Salareh Aia, Kabupaten Agam, untuk mendistribusikan kebutuhan pokok dan air bersih.

“Keberadaan posko tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung penanganan darurat dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Hernes.

Pada tahap pemulihan, PT Semen Padang membangun 40 unit hunian sementara di Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, serta menyalurkan bantuan uang tunai dan paket sembako.

Perusahaan juga mendukung perbaikan infrastruktur melalui penyaluran bantuan semen untuk renovasi jembatan serta memberikan bantuan 1.000 jumbo bag semen kepada Pemerintah Kabupaten Solok.

PT Semen Padang turut berkomitmen mendukung pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak bencana di Batu Busuak, Kota Padang, melalui kerja sama dengan Kadin Sumbar.

Selain itu, perusahaan sedang mendukung pembangunan 500 unit hunian tetap di Sumatera Barat melalui kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi.

“Dukungan untuk pembangunan hunian tetap tersebut juga menjadi langkah penting untuk memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana pada masa mendatang,” tambah Hernes.

Selain PT Semen Padang, IJTI Pengda Sumbar turut memberikan penghargaan kepada RSU Bunda BMC Padang, PT Supreme Energy Muara Laboh, Wali Kota Pariaman, Wakil Bupati Padang Pariaman, serta Rektor Universitas Sumatera Barat.

Komentar