Wabup Ahmad Fadly Lepas 62 ASN Tanah Datar yang Memasuki Purna Tugas

Pemkab Tanah Datar berikan pembekalan dan penghargaan atas dedikasi selama puluhan tahun.

Tanah Datar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melepas 62 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas periode September hingga November 2026.

Kegiatan pelepasan berlangsung khidmat di Aula Kantor Bupati Tanah Datar, Pagaruyung, pada Kamis (22/10/2026).

Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly memimpin langsung acara tersebut sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para abdi negara.

Sejumlah pejabat daerah turut menghadiri agenda ini, termasuk Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Kepala BKPSDM.

Ahmad Fadly menekankan pentingnya pembekalan bagi ASN yang akan menghadapi transisi rutinitas setelah tidak lagi bekerja.

“Bapak dan Ibu selama ini terbiasa dengan rutinitas berangkat kerja pagi dan pulang setiap hari,” ujar Ahmad Fadly.

Ia menambahkan bahwa perubahan kondisi tersebut harus disikapi dengan persiapan yang matang oleh para purna tugas.

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menyampaikan terima kasih atas kontribusi nyata para ASN di berbagai sektor pelayanan publik.

“Terima kasih atas pengorbanan dan dedikasi yang telah diberikan selama puluhan tahun,” ungkap Ahmad Fadly.

Ia merinci bahwa peran tenaga pendidik, kesehatan, dan teknis telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat luas.

Ahmad Fadly juga memohon maaf atas segala kekurangan selama masa kedinasan sekaligus mengharapkan masukan konstruktif dari para purna tugas.

Kepala BKPSDM Tanah Datar Ronal Satria menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menjaga silaturahmi dalam suasana kekeluargaan.

Ronal mendoakan agar para ASN yang purna tugas senantiasa diberikan kesehatan serta kelancaran dalam beribadah.

“Kami berharap Bapak dan Ibu dapat terus menyambung silaturahmi dengan rekan-rekan,” tutur Ronal.

BKPSDM tahun ini menyertakan layanan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari pembekalan hidup bersih dan sehat.

Sebanyak 52 dari 62 ASN hadir secara langsung pada prosesi pelepasan di aula kantor bupati tersebut.

Sebanyak 10 orang lainnya berhalangan hadir karena alasan kesehatan, berada di luar daerah, serta satu orang telah meninggal dunia.