Respons Cepat Pemko Padang Bantu Siswa Putus Sekolah Akibat Kendala Biaya

PADANG – Pemerintah Kota Padang bergerak cepat memastikan dua siswa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) tetap mendapatkan hak pendidikan setelah sempat terkendala biaya sekolah dan seragam. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas perintah langsung Wali Kota Padang, Fadly Amran, untuk menekan angka putus sekolah di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang, Yopi Krislova, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menelusuri langsung kondisi kedua siswa yang tinggal di panti asuhan tersebut. Sebagai solusi konkret, Pemko Padang memberikan bantuan finansial dan memfasilitasi kepindahan mereka ke sekolah baru sesuai permintaan siswa.

"Prinsipnya, sesuai Progul Padang Juara dan perintah Bapak Wali Kota, Pemerintah Kota Padang memastikan tidak ada anak yang tidak sekolah. Bahkan kita ingin menekan Angka Tidak Sekolah (ATS) hingga titik nol," tegas Yopi, Sabtu (9/5/2026).

Proses penyerahan bantuan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Perwakilan Ombudsman Sumatera Barat, Adel Wahidi, guna memastikan transparansi dan pengawasan pelayanan publik berjalan dengan baik.

Yopi menambahkan, pihaknya berkomitmen agar kendala finansial tidak lagi menjadi penghalang bagi masa depan generasi muda di Kota Padang. Ia pun mengimbau pihak sekolah dan orang tua untuk lebih proaktif menjalin komunikasi jika ditemukan kendala di lapangan, sehingga langkah preventif dapat segera diambil sebelum siswa terpaksa berhenti sekolah.