Pemko Payakumbuh dan BPS Canangkan Desa Cantik 2026 di Tiga Kelurahan – Kabarsumbar.com

Kepala Dinas Kominfo Payakumbuh, Kurniawan Saputra, menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan data yang jujur dan akurat. Menurutnya, validitas data menjadi fondasi krusial bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran.

"Sesuai arahan Wali Kota Zulmaeta, kami mendukung penuh program ini bukan sekadar slogan, tetapi bagaimana kita menyukseskannya di lapangan agar data Payakumbuh dalam angka benar-benar riil," ujar Kurniawan, Kamis (16/04/2026).

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penandatanganan komitmen bersama serta pengukuhan agen statistik di tingkat kelurahan. Para agen ini nantinya akan menjadi motor penggerak dalam pengelolaan data sektoral dan pendataan mikro di wilayah masing-masing.

Kepala BPS Kota Payakumbuh, Chardiman, menjelaskan bahwa pihaknya akan memberikan pembinaan berkelanjutan kepada para agen statistik tersebut. Setiap kelurahan terpilih akan didampingi oleh tiga agen untuk memastikan penyelenggaraan statistik berjalan sesuai ketentuan.

"Kami berharap penyelenggaraan statistik di kelurahan berjalan optimal sehingga output yang dihasilkan lebih berkualitas. Melalui program ini, kelurahan diharapkan semakin matang dalam menyusun perencanaan pembangunan berbasis data," jelas Chardiman.

Program Desa Cantik sendiri merupakan inisiatif strategis BPS untuk meningkatkan literasi serta pengelolaan data di tingkat kelurahan. Dengan pendampingan intensif, BPS membantu aparatur kelurahan memetakan potensi wilayah hingga menyajikan publikasi data yang mudah diakses masyarakat.

Kolaborasi antara Pemko Payakumbuh dan BPS ini diharapkan mampu membangun budaya data yang kuat di tengah masyarakat. Dengan data yang akurat dan berkelanjutan, setiap kebijakan pemerintah ke depan diyakini akan lebih berdampak nyata bagi kesejahteraan warga.