Latina Payakumbuh Awali Musrenbang Kecamatan, Serap Aspirasi Wujudkan Pembangunan Partisipatif

Payakumbuh – Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina) menjadi pelopor pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kota Payakumbuh. Kegiatan ini menjadi wadah utama untuk menampung aspirasi masyarakat dari tingkat kelurahan, demi mewujudkan pembangunan yang partisipatif.

"Musrenbang ini adalah sarana penting untuk menjaring aspirasi masyarakat, mulai dari tingkat kelurahan, agar pembangunan yang kita lakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan," ujar Asisten I Setdako Payakumbuh, Nofriwandi, mewakili Walikota saat membuka Musrenbang di Kecamatan Latina, Selasa (02/02/2026).

Musrenbang Kecamatan Latina tahun ini mengusung tema "Transformasi Sosial Ekonomi Yang Inklusif dan Berdaya Saing Melalui Penguatan Pemberdayaan, Kualitas SDM serta Kualitas Layanan Publik". Berbagai usulan dan aspirasi untuk kemajuan kecamatan telah disampaikan oleh masyarakat dari berbagai kelurahan.

Camat Lamposi Tigo Nagari, Diki Engla, menjelaskan bahwa Musrenbang ini merupakan tahapan penting dalam perencanaan pembangunan daerah, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. "Pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan ini adalah kelanjutan dari proses musrenbang di masing-masing kelurahan yang telah dilaksanakan pada bulan Januari lalu," ungkapnya.

Proses perencanaan ini mengadopsi pendekatan bottom-up, di mana perencanaan bersumber dari aspirasi masyarakat, dimulai dari kegiatan mufakat RT/RW yang melibatkan seluruh perangkat kelurahan dan tokoh masyarakat.

Walikota Payakumbuh mengapresiasi kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam Musrenbang ini. Menurutnya, hal ini mencerminkan peran aktif dan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan kota. "Kami apresiasi dan berterima kasih dengan hadirnya banyak pihak dalam Musrenbang, ini mencerminkan peran aktif dan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan kota Payakumbuh," tambahnya.

Lebih lanjut, Walikota berharap agar masyarakat dapat memilih program dan kegiatan yang paling penting dan mendesak untuk dilaksanakan. "Diharapkan kiranya Kecamatan Lamposi Tigo Nagori telah merumuskan prioritas kecamatan untuk tahun 2027 sebagai pedoman dalam pelaksanaan lebih fokus dan musrenbang ini agar menghasilkan rumusan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kota Payakumbuh Tahun 2025-2029. Arah dan kebijakan pembangunan kota pada tahun tersebut akan merujuk pada RPJMD yang telah diselaraskan dengan program prioritas nasional dan provinsi.

Walikota juga menyoroti potensi besar Kecamatan Lamposi Tigo Nagori di bidang pertanian. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas irigasi dan jalan usaha tani untuk mendukung produktivitas komoditi strategis, sejalan dengan program prioritas nasional untuk meningkatkan ketahanan pangan.

Camat Diki Engla menambahkan, "Hasil tahapan tersebut telah disepakati usulan skala prioritas masing-masing kelurahan sebanyak lima usulan, jadi total usulan skala prioritas se-Kecamatan Lamposi Tigo Nagari secara keseluruhannya adalah 30 usulan." Ia berharap seluruh usulan ini dapat terwujud dan terealisasi pada tahun depan, minimal satu per kelurahan, sesuai skala prioritas dan kemampuan daerah.