28 Huntara Siap Huni di Tanah Datar: Hadiah Prabowo untuk Korban Bencana

Tanah Datar – Korban bencana di Guguak Malalo, Tanah Datar, segera dapat bernapas lega. Sebanyak 28 unit hunian sementara (huntara) bantuan dari Presiden Prabowo Subianto telah rampung dibangun dan diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Jumat (6/6/2026).

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, secara simbolis menerima kunci huntara dari Project Manager PT Nindya Karya, Syafriwal, di Gedung Indojolito Batusangkar. Eka Putra menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Prabowo atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

"Alhamdulillah, saya sudah melihat langsung kondisi huntara. Sangat bagus dan sudah dilengkapi perabotan," ujar Eka Putra. Ia menambahkan, pemerintah daerah akan melengkapi kekurangan perabotan agar huntara semakin nyaman untuk ditinggali.

Syafriwal menjelaskan, pembangunan huntara ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo sebagai bentuk respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana. Ia juga berterima kasih atas dukungan pemerintah daerah dan semua pihak yang terlibat sehingga pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu 12 hari kerja.

"Target kami memang 12 hari kerja, dan alhamdulillah sejak ditugaskan pada tanggal 15 Januari kemarin oleh Danantara, hari ini sudah bisa kami serah terimakan kepada Pemerintah Daerah Tanah Datar," kata Syafriwal.

Eka Putra mengimbau wali nagari setempat untuk segera membersihkan lingkungan sekitar huntara agar tercipta suasana yang asri dan nyaman bagi para penghuni. Ia juga menegaskan bahwa huntara ini bersifat sementara, sambil menunggu pembangunan hunian tetap (huntap) oleh pemerintah pusat.

"Saat ini diberikan bantuan huntara oleh pemerintah. Ini hanya sementara sebelum huntap selesai dibangun. Kalau sudah selesai nanti akan dipindahkan ke huntap yang kondisinya tentu jauh lebih layak. Saya minta bapak dan ibu bersabar. Saya akan terus berupaya agar huntap ini bisa segera dibangun oleh pemerintah pusat, sehingga bapak dan ibu tidak berlama-lama tinggal di huntara," pungkasnya.