Penulisan Ulang Berita:
Padang – Kabar gembira bagi korban banjir bandang di Padang! Sebanyak 209 unit hunian tetap (huntap) segera dibangun di Balai Gadang, Koto Tangah. Pembangunan yang diinisiasi oleh Yayasan Buddha Tzu Chi ini, direncanakan mulai pada 26 Januari 2026.
"Harapan kami tentunya korban banjir mendapatkan tempat yang layak di sini," ujar Asisten II Setdako Padang, Didi Aryadi, saat meninjau lokasi huntap, Jumat (23/1/2026).
Huntap ini akan berdiri di atas lahan seluas 2,9 hektare milik Pemko Padang, tepatnya di Bumi Perkemahan Pramuka, Balai Gadang. Rumah-rumah ini diperuntukkan bagi warga terdampak banjir yang saat ini masih tinggal di hunian sementara dan Rusunawa Lubuk Buaya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (DPUPR), Tri Hadiyanto, menjelaskan bahwa setiap unit huntap memiliki tipe 36 dengan luas tanah 78 meter persegi. "Konsep bangunan couple, dua jadi satu. Jarak antar rumah satu meter," jelasnya.
Lokasi pembangunan huntap telah melalui verifikasi Badan Geologi Nasional dan dinyatakan layak serta aman dari gempa dan tsunami karena berada di ketinggian yang memadai.
Kahar, Pekerja Sosial Yayasan Buddha Tzu Chi, menambahkan bahwa huntap akan dibangun dengan standar rumah sederhana, berdinding bata merah, atap seng, dan kuda-kuda baja ringan. Setiap rumah akan dilengkapi dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, instalasi listrik, dan air bersih. Pembangunan huntap ini diharapkan dapat memberikan hunian yang nyaman dan layak bagi para korban banjir.



