Padang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda sebagian besar wilayah Sumatera Barat selama tiga hari ke depan, mulai Kamis (7/5/2026) hingga Sabtu (9/5/2026). Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.
Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Padang Pariaman memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat akan mengguyur wilayah tersebut, yang juga berpotensi disertai sambaran petir dan angin kencang.
"Kondisi cuaca ini perlu diwaspadai karena dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta potensi bencana di daerah rawan," tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Berdasarkan pantauan BMKG, empat wilayah yakni Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Padang Pariaman, dan Pesisir Selatan menjadi daerah yang diprediksi mengalami curah hujan paling tinggi.
Pada Kamis (7/5/2026), cuaca buruk diperkirakan melanda Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Kota Padang, Pasaman, Sawahlunto, Sijunjung, hingga Dharmasraya. Memasuki Jumat (8/5/2026), potensi hujan meluas ke wilayah Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, dan Kota Solok. Sementara pada Sabtu (9/5/2026), intensitas hujan diprediksi masih akan berlanjut di sebagian besar wilayah tersebut.
BMKG mengimbau warga, khususnya yang bermukim di kawasan rawan bencana, untuk selalu memantau perkembangan cuaca terkini dan segera mengambil langkah antisipasi saat hujan dengan intensitas tinggi mulai turun.

