UNP dan BP3MI Sumbar Perkuat Kolaborasi dengan JICA Siapkan Pekerja Migran

Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) bersama BP3MI Sumatera Barat menjalin sinergi strategis dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk memperkuat Migrant Center sebagai pusat edukasi calon pekerja migran. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Sidang Rektor UNP, Selasa (21/4/2026), tersebut fokus pada peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu menembus pasar global, khususnya Jepang.

Rektor UNP, Krismadinata, menegaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan membekali lulusan dengan sertifikasi internasional yang diakui industri Jepang. Pihaknya berencana menjadikan kampus sebagai lokasi penyelenggaraan ujian sertifikasi keterampilan kerja agar akses bagi masyarakat Sumatera Barat menjadi lebih efisien.

"Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan lulusan memiliki kesiapan dan sertifikasi yang sesuai dengan kebutuhan industri global, khususnya Jepang," ujar Krismadinata.

Senada dengan hal tersebut, Kepala BP3MI Sumbar, Jupriyadi, berharap dukungan JICA dapat mempermudah akses ujian sertifikasi secara lokal. Langkah ini dinilai krusial mengingat tingginya minat masyarakat untuk bekerja di luar negeri. Data BP3MI Sumbar mencatat, sepanjang 2025 terdapat 559 pekerja migran asal daerah ini, di mana 502 orang di antaranya memilih Jepang sebagai negara tujuan.

Tim JICA sendiri hadir untuk meninjau langsung implementasi Migrant Center yang telah berjalan. Fokus pengembangan ke depan mencakup peningkatan literasi kerja luar negeri, pelatihan bahasa, hingga penyelarasan kurikulum pendidikan dengan kebutuhan pasar kerja internasional.

Sejauh ini, Migrant Center UNP telah membekali 60 peserta dengan pelatihan intensif, mulai dari Bahasa Jepang level N5, Bahasa Inggris, hingga keterampilan hospitality. Sinergi ini diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di kancah internasional sekaligus menekan kendala administratif bagi calon pekerja migran di Sumatera Barat.