Padang – Universitas Andalas (Unand) melalui Fakultas Pertanian menawarkan bantuan kepada pemerintah daerah untuk memulihkan sekitar 6.000 hektar lahan pertanian yang rusak akibat banjir bandang dua pekan lalu. Bantuan ini meliputi pemetaan kondisi lahan terdampak.
Dekan Fakultas Pertanian Unand, Prof. Indra Dwipa, menyampaikan tawaran tersebut usai Rapat Senat Terbuka Dies Natalis Fakultas Pertanian ke-71, Jumat (12/12), di Kampus Limau Manis. Selain pemulihan lahan, Fakultas Pertanian juga menjamin kelanjutan pendidikan mahasiswa terdampak banjir melalui beasiswa dan bantuan biaya hidup.
Fakultas Pertanian Unand juga mencatat prestasi dengan diraihnya akreditasi unggul oleh lima program studi dan akreditasi internasional oleh dua program studi. Lima prodi yang terakreditasi unggul adalah Agronomi dan Proteksi Tanaman (S2), serta Agroteknologi, Proteksi Tanaman, dan Agribisnis (S1). Sementara itu, Prodi Ilmu Tanah (S1 dan S2) meraih akreditasi internasional.
Menurut Prof. Indra Dwipa, pencapaian ini menunjukkan pengakuan atas kualitas pendidikan di Fakultas Pertanian Unand, didukung oleh publikasi dosen terindeks Scopus, penelitian yang masuk empat besar di Unand, pengabdian masyarakat yang berdampak signifikan, serta fasilitas lengkap seperti laboratorium, kebun percobaan, dan ruang kuliah modern.





Komentar