Jakarta – UIN Sjech M. Djamil Djambek meneken kerja sama dengan Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (Peradi Profesional), Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Universitas Indonesia, dan 111 perguruan tinggi keagamaan di seluruh Indonesia.
Penandatanganan itu menjadi salah satu sorotan utama dalam Symposium Nasional Membangun Ekosistem Keadilan: Integrasi Penegakan Hukum, Profesi Advokat, dan Perguruan Tinggi yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta, pada 8-10 Juli 2026.
Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani, yang hadir bersama Dekan Fakultas Syariah Prof. Ismail, menyebut kehadiran pimpinan kampus sebagai bentuk keseriusan dalam membangun jejaring strategis bagi masa depan lulusan.
Ia menilai kerja sama tersebut membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan pendidikan hukum yang responsif terhadap perkembangan zaman.
Melalui sinergi lintas sektor itu, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori di ruang kelas, tetapi juga mendapat pengalaman praktik yang lebih menyeluruh dari para pakar dan praktisi hukum.
Kerja sama ini juga diarahkan untuk membangun ekosistem hukum yang utuh melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Sejumlah kesepakatan yang diambil mencakup revitalisasi kurikulum agar materi kuliah hukum selaras dengan dinamika di lapangan.
Kesepakatan lainnya meliputi Pendidikan Profesi Advokat (PKPA) sebagai jalur penguatan karier bagi mahasiswa hukum.
Kerja sama tersebut juga memuat riset kolaboratif dan magang strategis yang menghubungkan mahasiswa secara langsung dengan dunia kerja dan organisasi profesi.
Bagi UIN Bukittinggi, langkah ini menjadi jawaban atas tantangan di tengah perubahan hukum yang bergerak cepat.
Di era modern, masyarakat dinilai tidak cukup hanya membutuhkan sarjana yang unggul secara akademik, tetapi juga yang memiliki integritas moral serta etika profesi yang kuat.
Prof. Silfia menegaskan langkah itu merupakan bagian dari visi besar universitas untuk memperluas kemitraan strategis.
Ia menambahkan, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menargetkan diri menjadi perguruan tinggi Islam yang unggul, berdaya saing global, dan memberi dampak nyata bagi penegakan keadilan di Indonesia.




Komentar