PESISIR SELATAN – Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian intensif terhadap seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun bernama Jestra yang dilaporkan hilang terseret arus di Pantai Buayo Putiah, Taratak Surantiah, Kabupaten Pesisir Selatan, Minggu (10/5/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Abdul Malik, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan musibah tersebut dari Wali Nagari Taratak, Dodi Saputra, pada pukul 17.13 WIB. Korban diketahui terseret arus kuat saat sedang berenang bersama rekan-rekannya di area pintu muara sekitar pukul 15.30 WIB.
"Kami menerima informasi awal adanya kondisi membahayakan manusia, yakni satu orang anak terseret arus saat berenang di pintu muara Pantai Buayo Putiah," ujar Abdul Malik, Minggu malam.
Menanggapi laporan tersebut, Basarnas segera mengerahkan personel dari Unit Siaga SAR Pesisir Selatan. Sebanyak lima orang rescuer diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan lengkap, termasuk perahu LCR, peralatan SAR air, serta perangkat medis untuk mendukung operasi pencarian.
Meski kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan sedang gerimis, Abdul Malik menegaskan bahwa timnya tetap berkomitmen melakukan upaya maksimal. Operasi pencarian dilakukan dengan menyisir titik koordinat hilangnya korban serta berkoordinasi erat dengan pemerintah nagari dan masyarakat setempat.
"Sesuai slogan kami, Profesional, Modern, dan Teruji, tim di lapangan akan melakukan upaya terbaik untuk menemukan korban," tegasnya.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian guna menemukan keberadaan korban.

