Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bergerak cepat menyiapkan perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana November 2025. Gubernur Mahyeldi Ansharullah mengungkapkan hal ini saat menyambut kunjungan kerja Komisi I DPR RI, Jumat (6/3/2026).
"Alhamdulillah, kami bersama Forkopimda Sumatera Barat dapat bergerak kompak sehingga penyiapan R3P bisa dilakukan dengan cepat," ujar Mahyeldi. Ia menambahkan, kekompakan dan koordinasi intensif menjadi kunci utama percepatan perencanaan. Pemerintah daerah bahkan menyiapkan dashboard satu data perencanaan untuk integrasi proses.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Akbarshah Fikarno Laksono, menyatakan informasi dari pemerintah daerah memberikan gambaran penting bagi DPR RI. Kunjungan kerja ini menjadi kesempatan mendengar aspirasi masyarakat dan memahami tantangan daerah, termasuk penanganan bencana.
Mahyeldi berharap dukungan dana Rp21,4 triliun dari pemerintah pusat mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi. Ia juga menyampaikan, TKD yang sebelumnya direferensikan di tingkat pusat akan dikembalikan secara bertahap.
Dave menyinggung perubahan UU TNI sebagai tonggak reformasi pertahanan nasional. Selain ancaman militer, ia menilai tantangan nonmiliter seperti bencana alam perlu perhatian serius. Ia berharap hasil kunjungan kerja menjadi bahan penting bagi DPR RI dalam memperjuangkan kebutuhan daerah.






