Tanah Datar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menunda pelaksanaan program unggulan Satu Nagari Satu Event (SNSE) “Sumarak Pesona Marapi” di Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Sungai Tarab.
Wali Nagari Pasie Laweh, Hidayat, mengumumkan penundaan tersebut pada Jumat (29/8) di kantornya.
Menurut Hidayat, penundaan ini berdasarkan surat Dinas Parpora Tanah Datar tertanggal 19 Agustus 2025.
Dinas menilai tema “Sumarak Pesona Marapi” belum sepenuhnya merepresentasikan potensi dan kearifan lokal Nagari Pasie Laweh.
“Tema yang diusung masih dianggap belum mengangkat keunikan produk nagari,” kata Hidayat.
Meski SNSE ditunda, masyarakat Pasie Laweh tetap menggelar Pesta Rakyat untuk memeriahkan HUT RI ke-80.
“Walaupun SNSE ditunda, kita tetap melaksanakan kegiatan dari nagari untuk nagari,” tegas Hidayat.
Rangkaian kegiatan meliputi peresmian Tugu dan Galeri Foto Galodo, lomba layang-layang, lomba memancing, dan lomba burung berkicau.
Masyarakat juga akan disuguhkan pemutaran film kebudayaan, pertunjukan kesenian tradisional Randai, Silek Galombang, Tari Marawa, makan bajamba, dan pameran kuliner khas Pasie Laweh.
Peresmian Tugu Galodo dan Galeri Foto menjadi momentum kebangkitan Pasie Laweh pasca tragedi Galodo 1979.
“Ini bukan sekadar seremoni, tapi bentuk penghormatan bagi para korban dan pengingat sejarah,” ujar Hidayat.
Pesta Rakyat Pasie Laweh melibatkan seluruh unsur masyarakat, termasuk keluarga korban Galodo.
Pendanaan acara berasal dari swadaya masyarakat, baik di kampung maupun di rantau, serta anggaran nagari.
“Semua pihak sudah kita ajak untuk terlibat langsung,” pungkas Hidayat.







Komentar