Semen Padang Tingkatkan SDM, Beasiswa Anak Nagari Berprestasi Disalurkan

Padang – PT Semen Padang kembali menyalurkan beasiswa BANGSA bagi 23 putra-putri terbaik Sumatra Barat. Inisiatif TJSL ini menyasar generasi muda berprestasi dari keluarga prasejahtera di sekitar operasional perusahaan. Program BANGSA Angkatan II diresmikan melalui penandatanganan perjanjian beasiswa di Kantor Pusat PT Semen Padang.

Kolaborasi antara industri, pendidikan vokasi, dan lembaga adat mewujudkan program ini, menyiapkan generasi emas yang kompeten.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menegaskan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan. Pendidikan, tegasnya, adalah kunci memutus rantai kemiskinan dan memajukan masyarakat sekitar.

Win Bernadino, Beasiswa BANGSA bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan investasi jangka panjang. Penerima beasiswa diharapkan memanfaatkan kesempatan ini untuk membentuk karakter berintegritas dan berdaya saing global.

“Sebagai perusahaan yang menjunjung prinsip triple bottom line, yakni People, Planet, dan Profit, kami menyadari keberhasilan bisnis tidak hanya diukur dari keuntungan finansial, tetapi juga dari besarnya dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” ungkap Win Bernadino.

Staf TJSL PT Semen Padang, Nurwan, menjelaskan bahwa program BANGSA Angkatan II tahun 2025 merupakan pengembangan dari angkatan sebelumnya. Politeknik Negeri Padang (PNP) memperluas cakupan program studi meliputi Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Teknologi Informasi.

23 penerima beasiswa telah melalui proses seleksi ketat, berasal dari keluarga prasejahtera di 12 kelurahan sekitar perusahaan.

Wakil Direktur PNP, Ihsan Lumasa Rimra, mengapresiasi sinergi yang terjalin dan menyambut baik mekanisme inklusif tahun ini.

Penerima beasiswa berbaur di kelas reguler, sehingga kualifikasi mereka semakin teruji. Ketua KAN Lubuk Kilangan, Armansyah Datuak Gadang, memberikan dukungan penuh, menilai program ini sebagai langkah konkret memajukan “anak nagari”.

Salmi, orang tua penerima beasiswa, mengungkapkan rasa haru dan bangganya. Program ini, ungkapnya, menjadi jawaban atas doa keluarga mereka.

Muhammad Rafli Alfatih, salah satu penerima beasiswa, berjanji akan membayar kepercayaan tersebut dengan prestasi akademik.

“Beasiswa ini merupakan amanah dan tanggung jawab moral bagi kami. Kami akan belajar dengan sungguh-sungguh dan menjaga kepercayaan ini,” pungkas Rafli.