Padang – Pantai Padang yang sempat tertutup material kayu pascabanjir bandang akhir November lalu, kini mulai dibersihkan. PT Semen Padang turun tangan dengan aksi gotong royong.
Aksi bersih-bersih ini melibatkan pemerintah daerah, TNI/Polri, dan masyarakat. Tujuannya mengembalikan fungsi pantai dan ekonomi nelayan.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu (20/12/2025).
Puluhan relawan Semen Padang Peduli dikerahkan untuk mengevakuasi tumpukan kayu di pesisir.
Satu unit ekskavator diterjunkan untuk menangani batang pohon raksasa. Alat berat ini membantu memindahkan kayu yang sulit diangkat manual.
Wakil Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki, meninjau langsung aksi ini. Ia mengapresiasi sinergi PT Semen Padang dengan berbagai pihak.
“Kebersihan pantai pascabencana bukan hanya soal estetika, tapi soal tanggung jawab bersama,” kata Rohmat Marzuki.
Rohmat menambahkan, kegiatan serupa juga dilakukan di Aceh dan Sumatera Utara. Aksi ini atas instruksi Presiden dan Menteri Kehutanan.
Targetnya, area pantai bersih dalam 2-3 hari ke depan. Rehabilitasi dan rekonstruksi diharapkan mempercepat pemulihan ekonomi rakyat.
Kementerian Kehutanan menerbitkan surat edaran. Kayu hanyut boleh dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat terdampak bencana.
Kayu dapat digunakan untuk pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap). Pemanfaatan harus dikoordinasi dan diawasi pemerintah daerah serta aparat penegak hukum. Tujuannya agar tertib dan tepat guna.







Komentar