Payakumbuh – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kota Payakumbuh menggencarkan inspeksi mendadak (sidak) Alat Pemadam Api Ringan (APAR) ke sejumlah lokasi usaha, Senin (11/5/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya preventif menghadapi ancaman kebakaran selama musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino.
Kasat Pol PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Dewi Novita, memimpin langsung pemeriksaan yang menyasar tempat usaha berisiko tinggi, seperti rumah makan dan toko yang menggunakan instalasi listrik intensitas tinggi. Petugas mengecek ketersediaan, kondisi fisik, hingga penempatan APAR di setiap lokasi.
"Sasaran sidak kita hari ini yaitu tempat-tempat usaha yang memang rawan untuk terjadinya kebakaran," ujar Dewi Novita.
Menurut Dewi, kegiatan ini menjadi krusial mengingat puncak El Nino diprediksi terjadi pada Agustus hingga September mendatang. Cuaca panas ekstrem dinilai meningkatkan potensi bahaya kebakaran, sehingga kesiapsiagaan dini di sektor usaha menjadi prioritas.
Hasil sidak menunjukkan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya APAR sudah cukup baik. Namun, Dewi menyayangkan masih banyak pemilik usaha yang belum memahami tata cara penggunaan alat tersebut secara benar.
"Sejauh ini yang kita lakukan sidak, kesadaran masyarakat cukup tinggi. Hanya saja beberapa dari masyarakat masih kurang mengetahui kegunaan dari APAR ini sendiri," ungkapnya.
Menanggapi temuan tersebut, pihaknya berencana menggelar sosialisasi dan edukasi mengenai penggunaan APAR yang efektif. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan agar APAR diletakkan di lokasi yang mudah dijangkau.
Bagi pelaku usaha yang belum memiliki alat pemadam, Dewi menyarankan agar segera menyediakannya sebagai langkah awal penanganan darurat. Ia mengibaratkan APAR sebagai pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) saat terjadi kebakaran kecil.
Meski demikian, Dewi menegaskan bahwa langkah ini masih bersifat imbauan dan edukasi, bukan kewajiban mutlak. "Jadi kita tidak mewajibkan, tetapi kita menyarankan, karena ini sangat berguna sekali seandainya terjadi bencana kebakaran," tutupnya.






