Padang – Ribuan personel Polda Sumatera Barat memadati halaman Mapolda untuk mendengarkan tausiyah dari Ustadz Abdul Somad (UAS) pada Senin (16/3/2026). Ceramah UAS berfokus pada makna hijrah dan pengabdian di bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Kapolda Sumbar, Gatot Tri Suryanta, secara langsung hadir bersama Wakapolda, pejabat utama Polda Sumbar, unsur Forkopimda, dan undangan lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga secara resmi mengangkat UAS sebagai penasihat spiritual Polda Sumbar.
UAS dalam ceramahnya menyampaikan beberapa poin penting kepada seluruh personel Polri. Pertama, memperbaiki hubungan dengan Allah (hablum minallah), mengingat manusia tempatnya salah dan lupa. Ramadan menjadi momentum terbaik untuk bertaubat dan memperbaiki diri.
Kedua, UAS menekankan pentingnya memperbaiki hubungan dengan keluarga. "Keberhasilan seorang pria tidak terlepas dari doa orang tua serta dukungan istri di rumah," ujarnya, mengingatkan agar anggota kepolisian tidak bersikap keras terhadap keluarga.
Ketiga, menjaga hubungan baik dengan sahabat dan rekan sejawat. Solidaritas di internal Polri sangat penting, termasuk menjaga hubungan baik dengan tetangga dan masyarakat sekitar. "Ketika musibah datang, orang terdekatlah yang biasanya pertama memberikan pertolongan," kata UAS.
Terakhir, UAS mengajak seluruh anggota Polri untuk menjadi pelayan masyarakat yang tulus agar tetap dihormati dan terhindar dari post power syndrome saat pensiun.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat mental dan spiritual personel Polda Sumbar dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.






