PT Semen Padang Perkuat Tata Kelola Program BMN demi Kesejahteraan Masyarakat

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan tata kelola dan kualitas SDM agar program lebih tepat sasaran.

Padang – PT Semen Padang menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi pengurus Forum Nagari dan Forum Pemberdayaan Masyarakat untuk memperkuat tata kelola Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) agar lebih tepat sasaran.

Kegiatan berlangsung selama dua hari pada 22 hingga 23 Oktober 2026 di gedung Diklat PT Semen Padang.

Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan dari 12 kelurahan yang tersebar di tiga kecamatan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Hernes, membuka secara resmi kegiatan tersebut dengan menghadirkan narasumber dari Local Community Organizer (LCO) Program BMN.

Hernes menegaskan bahwa forum tersebut memegang peran strategis dalam menampung aspirasi serta mengawasi pelaksanaan program agar berjalan secara partisipatif.

Menurutnya, keberhasilan program bukan hanya bergantung pada pendanaan, melainkan kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.

“Di tengah tantangan tata kelola dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks, investasi terbaik yang bisa kita lakukan adalah investasi sumber daya manusia melalui pelatihan peningkatan kapasitas seperti ini,” ujar Hernes.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pengurus mengenai regulasi, tata kelola, dan administrasi program.

Pengurus forum diharapkan mampu memetakan kebutuhan nyata masyarakat agar program yang dirancang memberikan dampak berkelanjutan.

“Dengan demikian, program yang dirancang melalui BMN tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat,” tambah Hernes.

Hernes juga menekankan pentingnya sinergi antara forum, pemerintah kelurahan, dan lembaga adat agar pelaksanaan program selaras dengan prioritas pembangunan.

Ia meminta seluruh peserta memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kredibilitas, transparansi, serta akuntabilitas pengelolaan dana CSR.

Ketua Forum Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Koto Lua, Novial, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi ajang penting untuk berbagi pengalaman antar pengurus forum.

Novial berharap pelatihan serupa terus berlanjut guna memperkuat koordinasi dan efektivitas pelaksanaan program di lapangan.

“Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk mendukung peningkatan kualitas pengurus forum dan memperkuat pelaksanaan Program BMN agar setiap program yang dijalankan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Novial.

Komentar