Jambi – PT Semen Padang menggelar Temu Jago Bangunan di Kota Jambi pada Minggu (19/7/2026) untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi.
Kegiatan itu diikuti 90 tenaga kerja konstruksi dari Kota Jambi dan Kabupaten Muara Jambi.
Bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Jambi serta Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Astekindo Jambi, acara ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah peningkatan kompetensi melalui pelatihan teknis dan sertifikasi profesi.
Selama kegiatan, peserta mendapat pembekalan tentang teknik pekerjaan konstruksi yang benar serta pemahaman penggunaan produk-produk PT Semen Padang agar hasil bangunan lebih berkualitas, kokoh, aman, dan sesuai standar.
Senior Sales Manager Central Sumatera PT Semen Padang, Nanda Kurniawan, menyebut Temu Jago Bangunan sebagai bentuk apresiasi kepada para tenaga kerja konstruksi yang selama ini menjadi mitra strategis dalam pembangunan di berbagai daerah.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan konstruksi tidak hanya bergantung pada kualitas material, tetapi juga pada keterampilan dan kompetensi pekerja di lapangan.
“Jago Bangunan selalu berada di hati kami. Mereka adalah mitra strategis PT Semen Padang dalam membangun Indonesia. Karena itu, kami ingin terus hadir dan memberi manfaat, salah satunya lewat program sertifikasi kompetensi ini,” ujar Nanda.
Ia menjelaskan, PT Semen Padang tidak hanya berfokus pada penyediaan produk semen berkualitas, tetapi juga mendorong terciptanya ekosistem konstruksi yang lebih profesional melalui pembinaan, pelatihan teknis, dan fasilitasi sertifikasi bagi tenaga kerja.
Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pekerja terhadap prosedur pembangunan yang tepat, penggunaan material yang efektif, serta penerapan standar keselamatan dan kualitas dalam setiap pekerjaan.
“Jika tenaga kerja memiliki kompetensi yang baik, kualitas konstruksi juga akan meningkat. Pada akhirnya, masyarakat akan mendapat bangunan yang lebih aman, kokoh, dan berumur layanan lebih panjang,” katanya.
Nanda berharap seluruh peserta memanfaatkan kegiatan ini untuk menambah pengetahuan dan keterampilan, sekaligus menjadikan sertifikasi yang diperoleh sebagai bekal memperkuat profesionalisme dan memperluas peluang kerja.
Kepala Bidang Bina Konstruksi Dinas PUTR Provinsi Jambi, Irwan Syafwadi, mengapresiasi gelaran Temu Jago Bangunan dan menilai program itu sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kualitas, kompetensi, dan profesionalisme tenaga kerja konstruksi di Indonesia.
Ia menilai sertifikasi kompetensi menjadi kebutuhan penting karena berkaitan dengan pengakuan resmi atas kemampuan tenaga kerja.
Irwan menjelaskan, pentingnya kompetensi tenaga kerja konstruksi diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2021, yang menyebut tenaga kerja konstruksi sebagai setiap orang yang memiliki keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman dalam melaksanakan pekerjaan konstruksi serta dibuktikan dengan Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi (SKK Konstruksi).
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. PT Semen Padang menunjukkan kepedulian besar terhadap peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi. Hari ini, 90 pekerja konstruksi di Jambi mendapat kesempatan mengikuti sertifikasi. Ini kesempatan yang sangat berharga,” kata Irwan.
Ia juga meminta para peserta mengikuti seluruh tahapan pembelajaran dan asesmen secara serius karena sertifikat kompetensi akan menjadi nilai tambah di tengah ketatnya persaingan dunia kerja.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya karena sertifikat tersebut akan menjadi bekal penting dalam dunia kerja,” ujarnya.
Perwakilan LSP Astekindo Jambi, Lintong Sirait, menyebut sertifikat kompetensi memiliki nilai strategis karena menjadi bukti bahwa tenaga kerja telah memenuhi standar kompetensi di bidang konstruksi.
Menurut dia, sertifikasi juga menjadi pengakuan formal atas pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman pekerja, sehingga posisi mereka akan lebih kuat saat memasuki dunia kerja maupun mengikuti proyek pembangunan.
Lintong menambahkan, pengakuan atas kompetensi tidak hanya berguna di tingkat nasional, tetapi juga dapat membuka peluang kerja yang lebih luas di kawasan Asia Tenggara.
“Bapak-bapak patut berterima kasih kepada PT Semen Padang. Dengan memperoleh sertifikat ini, berarti kemampuan Bapak-bapak telah diakui oleh negara,” katanya.
Ia menuturkan, tenaga kerja konstruksi Indonesia memiliki peluang besar bekerja di sejumlah negara ASEAN, sehingga peningkatan kompetensi dan kepemilikan sertifikat menjadi modal penting untuk memperluas kesempatan kerja.
“Sertifikat ini juga bisa membuka peluang kerja di kawasan ASEAN. Sebagai informasi, banyak tenaga kerja konstruksi Indonesia yang bekerja di Malaysia. Dengan kompetensi yang diakui, peluang kerja tentu semakin terbuka,” ujarnya.
Sales Manager Area Jambi PT Semen Padang, Ryan Eka Saputra, mengatakan Temu Jago Bangunan diharapkan tidak hanya menambah ilmu dan sertifikat kompetensi, tetapi juga mempererat hubungan antara perusahaan dan para tenaga kerja konstruksi.
Ia menyebut aplikator dan tukang bangunan memegang peran penting dalam memastikan penggunaan produk Semen Padang dilakukan secara tepat di lapangan, sekaligus menjadi pihak yang berhadapan langsung dengan konsumen dalam proses pembangunan.
Karena itu, menurut Ryan, hubungan yang kuat antara perusahaan dan para Jago Bangunan perlu terus dibangun melalui komunikasi, edukasi, dan pembinaan berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan ini semakin memperkuat kepercayaan para Jago Bangunan terhadap kualitas produk PT Semen Padang,” kata Ryan.
Dalam kegiatan itu, peserta menerima materi yang disusun secara komprehensif, mulai dari penjelasan teknis praktik konstruksi sesuai standar, pengenalan keunggulan produk PT Semen Padang, hingga praktik lapangan yang dipandu instruktur berpengalaman.
Materi yang diberikan meliputi pemahaman dasar pekerjaan konstruksi, teknik pencampuran material, metode aplikasi semen, serta faktor-faktor yang memengaruhi kekuatan dan ketahanan bangunan.
Peserta juga diberi kesempatan berdiskusi dan menyampaikan persoalan yang kerap ditemui di lapangan, yang kemudian dijawab langsung oleh instruktur.
Setelah pembelajaran dan praktik, seluruh peserta menjalani asesmen sebagai bagian dari sertifikasi kompetensi melalui wawancara oleh asesor profesional dari LSP Astekindo Jambi.
Melalui proses tersebut, asesor menilai pengetahuan, keterampilan, pengalaman, dan pemahaman peserta terhadap standar pekerjaan konstruksi, dan peserta yang memenuhi syarat akan memperoleh sertifikat sebagai pengakuan resmi atas kompetensi mereka.
Selain pelatihan dan sertifikasi, penyelenggara juga menghadirkan hiburan dan permainan interaktif yang membuat suasana kegiatan semakin semarak dan akrab.
Antusiasme peserta bertambah dengan pembagian doorprize berupa sepeda, peralatan elektronik, hingga hadiah utama televisi.
Salah satu peserta, Ibnu Hajar, mengaku senang mengikuti Temu Jago Bangunan Semen Padang karena kegiatan itu memberinya tambahan pengetahuan sekaligus kesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi.
Ia menilai ilmu yang diperoleh sangat relevan dan dapat langsung diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.
Kebahagiaannya semakin lengkap setelah membawa pulang hadiah utama berupa televisi.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan ini. Selain menambah ilmu dan pengalaman, saya juga mendapat bonus televisi. Malam nanti langsung dipakai untuk menonton final Piala Dunia bersama keluarga,” katanya sambil tersenyum.
Melalui Temu Jago Bangunan, PT Semen Padang berharap terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja konstruksi di Jambi sekaligus mendorong terciptanya hasil pembangunan yang lebih berkualitas, aman, kokoh, dan berkelanjutan.






Komentar