Padang – Polresta Padang belum dapat meminta keterangan dari Abdul Rahman (29), pengemudi truk Hino yang terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Padang-Indarung, Kota Padang, Minggu (10/5/2026). Hingga Senin (11/5/2026), sopir tersebut masih menjalani perawatan intensif dan observasi medis di Rumah Sakit Bhayangkara Padang.
Kasi Humas Polresta Padang, Ipda Wadhi Nofianto, menjelaskan bahwa kondisi kesehatan pengemudi yang belum stabil menghambat proses pemeriksaan awal. Akibatnya, pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan penyebab pasti insiden yang menewaskan tiga orang tersebut.
"Untuk muatan truk tersebut juga masih tahap penyelidikan karena sopir masih dalam perawatan medis di RS Bhayangkara," ujar Wadhi saat dikonfirmasi, Senin.
Selain memeriksa kondisi sopir, penyidik dari Unit Laka Lantas Polresta Padang kini tengah mendalami faktor teknis kendaraan. Petugas sedang melakukan pengecekan muatan truk untuk memastikan apakah beban kendaraan atau kegagalan sistem pengereman menjadi pemicu utama kecelakaan.
Terkait dugaan rem blong yang beredar, polisi menegaskan belum ada kesimpulan resmi. Pihaknya kini melibatkan saksi ahli untuk menganalisis kondisi teknis kendaraan secara mendalam.
"Untuk saat ini kami belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan. Semua kemungkinan masih terbuka dan akan didalami melalui hasil olah TKP, pemeriksaan kendaraan, keterangan saksi, serta analisis dari saksi ahli teknis," tegas Wadhi.
Saat ini, penyelidikan terus berjalan dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap fakta di balik kecelakaan maut tersebut.

