Polda Sumbar "Jemput Bola": Layanan Kesehatan Gratis untuk Korban Banjir Padang

Padang – Polda Sumatera Barat (Sumbar) bergerak cepat memberikan layanan kesehatan gratis bagi warga Kota Padang yang terdampak banjir. Biddokkes Polda Sumbar menyiagakan tim medis di lima posko pengungsian dan hunian sementara (Huntara) untuk memastikan kesehatan para pengungsi tetap terjaga.

"Bapak Kapolda telah memerintahkan jajaran Biddokkes untuk ‘jemput bola’," ujar Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya. Ia menambahkan, langkah ini diambil sebagai respons cepat kepolisian dalam menjaga kondisi fisik pengungsi di tengah situasi darurat.

Hingga Kamis sore, tercatat 72 warga telah menerima penanganan medis. Tim medis disebar di Huntara Lubuk Buaya (17 pasien), Posko Air Dingin (17 pasien), Posko Nanggalo (17 pasien), Posko Sei Lareh (11 pasien), dan Posko Lumin (10 pasien).

Plt. Kabiddokkes Polda Sumbar, AKBP dr. Faisal, melaporkan bahwa mayoritas warga mengeluhkan penyakit pascabanjir seperti demam, batuk, flu, gatal-gatal, diare, hingga hipertensi. "Kondisi psikologis dan kelelahan fisik di pengungsian sangat rentan memicu naiknya asam lambung dan tekanan darah," jelasnya.

Kombes Pol Susmelawati menambahkan bahwa kehadiran Polri di lokasi bencana tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan dan kesejahteraan fisik para korban. Tim dokter akan terus siaga di lokasi untuk memantau perkembangan kesehatan warga.