Padang – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat mengapresiasi pembentukan Kampung Tangguh Bebas Narkoba di Nagari Tabek, Tanah Datar, sebagai respons terhadap meningkatnya peredaran narkoba di wilayah pedesaan. Apresiasi ini disampaikan seiring dengan peningkatan signifikan kasus narkoba yang merambah hingga pelosok desa.
Direktur Narkoba Polda Sumbar, Komisaris Besar Polisi Wedy Mahadi, menyampaikan apresiasi tersebut saat kunjungan kerja di Balairungsari Jorong Tabek, Jumat (19/9/2025). Ia menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan kepolisian dalam memerangi narkoba.
Dalam dua bulan terakhir, Polda Sumbar mencatat penyitaan 50 kg sabu dan lebih dari 100 kg ganja, serta menangani 39 kasus dengan 56 tersangka. Data ini menunjukkan urgensi penanganan narkoba yang komprehensif.
Kombes Pol Wedy Mahadi mengajak masyarakat untuk bersinergi melalui langkah preemtif, edukatif, dan preventif. Ia menegaskan bahwa Kampung Bebas Narkoba harus menjadi aksi nyata, bukan sekadar simbol.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan bupati, Kepala Kesbangpol Herison, Kapolres Tanah Datar AKBP Nur Ichsan, Camat Pariangan Randi Aldora, Walinagari Tabek Rispel Murni Nurdin, serta tokoh masyarakat dan pemuda setempat, memperkuat kolaborasi dalam memerangi narkoba di Tanah Datar, khususnya Nagari Tabek.







Komentar