Pasaman Barat – Nurlela bersama suaminya, Jualisman, mengembangkan perkebunan pepaya seluas 1,5 hektare di Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.
Pasangan ini mengelola sekitar 1.500 batang tanaman pepaya sebagai sumber penghasilan berkelanjutan bagi keluarga.
Mereka berkomitmen penuh merawat setiap tanaman secara rutin agar menghasilkan buah berkualitas meskipun usaha tersebut belum genap berusia satu tahun.
Nurlela kini mendapatkan dukungan modal melalui fasilitas Kredit Umum Pedesaan (KUPEDES) dari BRI Cabang Simpang Empat.
Pembiayaan tersebut difungsikan untuk menunjang kebutuhan operasional serta pengembangan perkebunan mereka.
Pimpinan BRI Cabang Simpang Empat, Fachrizzu, menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen menyediakan solusi keuangan bagi pelaku usaha di sektor pertanian.
“BRI percaya bahwa setiap usaha memiliki peluang untuk tumbuh dan berkembang,” kata Fachrizzu pada Selasa (3/11/2026).
Ia menjelaskan bahwa fasilitas KUPEDES bertujuan memberikan dukungan pembiayaan bagi masyarakat yang ingin memajukan usaha produktif mereka.
“Kami ingin terus hadir mendampingi pelaku usaha, termasuk petani, agar memiliki kesempatan untuk meningkatkan kapasitas usaha dan kesejahteraan keluarga,” ujar Fachrizzu menambahkan.
Menurut Fachrizzu, sektor pertanian dan perkebunan memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian daerah.
Dukungan perbankan diharapkan mampu memperkuat keberlangsungan usaha sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.
Nurlela dan Jualisman kini terus merawat kebun tersebut dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan serta masa depan usaha yang lebih menjanjikan.








Komentar