Bandung – Persib dipastikan keluar sebagai juara Super League 2025/2026 secara dramatis setelah finis dengan poin sama seperti Borneo FC, namun unggul head to head sesuai regulasi kompetisi.
Persaingan gelar berlangsung ketat hingga pekan terakhir. Menjelang laga pamungkas, Persib masih memimpin klasemen dengan 78 poin, hanya dua angka di atas Borneo FC.
Pada Sabtu, 23 Mei 2026, dua pertandingan penentu digelar serentak. Persib menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, sementara Borneo FC menghadapi Malut United di Stadion Segiri.
Situasi sempat menekan Persib setelah mereka hanya bermain imbang tanpa gol melawan Persijap. Di saat bersamaan, Borneo FC tampil sangat meyakinkan dengan menang besar 7-1 atas Malut United.
Hasil itu membuat Persib dan Borneo FC sama-sama menutup musim dengan 79 poin. Borneo FC memang unggul jauh dalam selisih gol, dengan surplus 43, sedangkan Persib mencatat surplus 37.
Meski demikian, gelar juara tetap menjadi milik Persib. Penentunya adalah keunggulan head to head atas Pesut Etam, yang menjadi acuan utama dalam regulasi Super League.
Aturan kompetisi menyebutkan, jika dua tim mengakhiri musim dengan poin sama, rekor pertemuan langsung dipakai lebih dulu sebagai pembanding. Selisih gol baru dijadikan penentu bila head to head juga seimbang.
Dalam rekor pertemuan itu, Persib lebih baik atas Borneo FC. Pada putaran pertama, Maung Bandung menang 3-1 atas tim asuhan Fabio Lefundes, lalu pada laga kedua di Stadion Segiri, Persib berhasil menahan imbang tuan rumah 1-1.
Dua hasil tersebut cukup untuk menempatkan Persib di atas rivalnya dan memastikan trofi dibawa pulang ke Bandung.
Keberhasilan ini sekaligus menegaskan dominasi Persib di sepak bola nasional pada musim ini.







Komentar