Lubuk Sikaping – Sebanyak 400 atlet dari 22 cabang olahraga di Kabupaten Pasaman mulai menjalani tes kondisi fisik di GOR Tuanku Rao, Senin (4/5/2026). Langkah ini menjadi pemanasan awal sekaligus tolok ukur kesiapan atlet sebelum memasuki tahapan latihan intensif menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat ke-XVI tahun 2026.
Ketua KONI Pasaman, Ade Herman, menegaskan bahwa tes fisik merupakan fondasi krusial dalam membangun prestasi daerah. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh atlet berada dalam kondisi prima sebelum mengikuti program pembinaan lanjutan.
"Ini bagian dari pemanasan awal. Kita ingin memastikan seluruh atlet berada dalam kondisi siap sebelum masuk ke program pembinaan lanjutan," ujar Ade.
Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus, memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menilai Pasaman sebagai daerah pertama di Sumbar yang melakukan tes fisik secara menyeluruh dan terstruktur bagi para atletnya. Hamdanus berharap langkah ini mampu melahirkan atlet berprestasi yang tidak hanya kompetitif di tingkat provinsi, tetapi juga mampu menembus level nasional.
"Ini awal yang baik. Kita berharap dari sini lahir atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya bersaing di tingkat provinsi, tetapi juga mampu menembus level nasional," kata Hamdanus.
Di sisi lain, Bupati Pasaman, Welly Suhery, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi suntikan motivasi bagi para atlet di tengah keterbatasan anggaran daerah. Pemerintah Kabupaten Pasaman pun berkomitmen memberikan apresiasi berupa bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali emas pada Porprov mendatang.
"Di tengah keterbatasan, ini menjadi langkah penting. Kami berharap para atlet bisa memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi," tutur Welly.
Melalui tes fisik ini, Pasaman mengirimkan sinyal kesiapan untuk bersaing ketat dengan daerah lain dalam perebutan medali pada Porprov 2026 mendatang.

