Sawahlunto – Pemerintah Kota Sawahlunto menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 7,08 persen pada tahun anggaran 2027.
Target tersebut disampaikan Wali Kota Riyanda Putra dalam rapat paripurna DPRD di Sawahlunto, Selasa (27/10/2026).
Riyanda menegaskan pentingnya kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam merancang postur anggaran daerah yang efektif.
Ia mengapresiasi dukungan DPRD yang telah menyepakati Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara pada Agustus lalu.
Pemkot Sawahlunto menetapkan target pendapatan daerah sebesar Rp498,44 miliar dalam rancangan APBD 2027.
Angka tersebut mencatatkan kenaikan sebesar Rp13,31 miliar dibandingkan dengan tahun anggaran sebelumnya.
Pemerintah daerah memproyeksikan defisit anggaran mencapai Rp18,73 miliar yang menuntut efisiensi belanja agar program prioritas tetap berjalan optimal.
“Kami yakin, dengan sinergi antara eksekutif dan legislatif, APBD 2027 akan menjadi instrumen terbaik untuk mewujudkan Sawahlunto yang lebih baik, dengan fokus pada penguatan efisiensi dan penetapan program prioritas yang paling mendesak bagi masyarakat,” ujar Riyanda.
Rancangan APBD ini mengusung tema akselerasi transformasi ekonomi dan inklusi sosial untuk memperkuat ketahanan pangan serta sektor pariwisata.
Pemerintah menargetkan PDRB per kapita sebesar Rp99,53 juta dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia ke angka 78,80.
Ketua DPRD Kota Sawahlunto, Susi Haryati, menjelaskan bahwa pengajuan dokumen tersebut merupakan langkah konstitusional sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019.
Susi memastikan pihaknya telah menerima nota penjelasan tersebut dan segera memproses tahapan pembahasan selanjutnya.
“Tahapan berikutnya adalah penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 2 November 2026 mendatang,” kata Susi.
Pihak eksekutif menyatakan kesiapan melakukan penyesuaian anggaran selama masa pembahasan, terutama terkait rincian alokasi Transfer ke Daerah dari Kementerian Keuangan.
Seluruh tahapan pembahasan diharapkan berjalan lancar demi tercapainya target pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJMD 2025–2029.


